KALIANDA (Lampost.co) -- Sejumlah warga Desa Karanganyar, Kecamatan Jatiagung, mendatangi kantor bupati Lampung Selatan, Rabu (15/5/2019). Berdasarkan pantauan Lampost.co, kedatangan mereka ke kantor bupati Lampung Selatan untuk menghadap Plt Bupati Lamsel untuk mengadukan persoalan terkait pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Desa Karanganyar.

Dimana, kedatangan mereka karena merasa tidak puas dengan proses seleksi pelaksanaan pesta demokrasi di tingkat desa tersebut. Pasalnya, dalam rombongan warga  itu terdapat salah seorang yakni Sri Hadmoko warga yang akan maju dalam pilkades serentak Desa Karanganyar. Namun, tidak jadi lantaran waktu pendaftaran di tingkat desa sudah ditutup. "Masa kita mau daftar tidak bisa, makanya kami datang kesini (kantor bupati,red) untuk mengadu sama bupati," ujar seorang warga yang merupakan pendukung Sri Hadmoko.



Menyikapi persoalan itu, Plt Kasubbag Pemerintahan Desa/Kelurahan Bagian Otonomi Daerah (Otda) Setkab Lampung Selatan Rudi Akbarta, menyatakan gagalnya Sri Hadmoko karena orang yang bersangkutan gagal dalam tahap pemberkasan di tingkat desa. "Jadi sewaktu dia (Sri Hadmoko, red) mau mendaftar sebagai bakal calon kades, tapi waktu pendaftarannya sudah tutup pukul 16.00 WIB, dan penentuan batas waktu itu sudah menjadi kesepakatan bersama antara panitia pelaksana dan bakal calon," ujarnya.

Dia pun menambahkan Sri Hadmoko sendiri telah membuat surat pernyataan pada 11 April 2019 lalu bahwa dirinya menerima keputusan panitia penyelenggaran pilkades Karanganyar dan tidak ikut dalam pilkades serentak gelombang III tahun 2019 ini.

Kendati demikian, pada 9 Mei 2019 lalu Sri Hadmoko kembali membuat surat pernyataan yang intinya menyatakan, surat pernyataan pertama yang dibuatnya dan ditandatangani dibawah kesadaran. Sehingga, membuat surat pernyataan kedua tersebut. "Tupoksi kita, menjalankan berkas yang kita terima dari desa dan kecamatan. Kalau persoalan yang muncul, itukan ada di tingkat desa. Kita tetap pada aturan yang berlaku," jelasnya.

Sementara itu, Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto menegaskan dirinya pun tidak bisa mengintervensi hasil dari kinerja panitia di desa. "Ya enggak bisa kita intervensi. Saya juga pernah mengikuti pilkades. Ya memang begitu tahapannya. Apalagi, ini sudah ada surat pernyataan saudara (Sri Hadmoko,red) yang telah menerima hasil keputusan panitia penyelenggara pilkades tingkat desa," tegas Nanang.

Nanang pun berharap, agar masyarakat dapat menentukan pilihan dengan bijak khusus untuk pelaksanaan pilkades serentak di Desa Karanganyar.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR