BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Persiapan Jalan Tol Trans-Sumatera (JTTS) Bakauheni-Terbanggi Besar sebagai jalur alternatif pengurai kemacetan terus dimatangkan. Pengoperasionalan yang masih bersifat fungsional itu direncanakan hanya akan berlaku selama 10 jam, yaitu pukul 07.00-17.00. 
Pelaksana Jabatan Sementara Gubernur Lampung, Didik Suprayitno menjelaskan segala persiapan menjelang arus mudik dan perayaan hari raya Idulfitri terus dimatangkan pihaknya baik terkait ketersediaan bahan pangan maupun infrastruktur jalan. 
Khusus arus mudik, Pemprov masih berupaya memantapkan kondisi JTTS agar dapat dilalui pemudik dengan nyaman. Untuk itu, penentuan penggunaan ruas-ruas jalan tol baru akan ditetapkan pada H-10 Lebaran.  
"Untuk tol ini masih terus ditinjau kesiapannya. Mungkin nanti H-10 baru bisa terlihat ruas mana saja yang bisa digunakan. Kalau saya cek pekan lalu sudah siap sampai kilometer 39 dan belum bisa sampai 80 km," kata Didik usai rapat paripurna digedung DPRD Lampung, Senin (21/5/2018).
Menurutnya, ditengah sifatnya yang fungsional, pengoperasionalan JTTS masih harus dibatasi selama 10 jam. Pertimbangannya adalah belum adanya rambu dan penerangan yang memadai. "Jadi nantinya baru sebatas jalur alternatif saja dan penggunaannya pun hanya sebatas sampai jam 5 sore saja, karena lampunya kan belum ada," ujarnya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR