SUKADANA (Lampost.co) --  Meski usulan formasi yang diajukan hanya disetujui 449 atau sebesar 48,18% dari total usulan sejumlah 932, namun Pemkab Lampung Timur tidak bisa berbuat apa-apa. Pasalnya keputusan pemerintah tersebut sudah final dan tidak bisa berubah lagi.

Kemudian untuk menutupi kekurangan PNS yang ada, Pemkab Lampung Timur selain akan mengoptimalkan kerja PNS, juga akan lebih memaksimalkan tugas dan kerja para tenaga kerja sukarela (TKS) yang sudah ada selama ini.



Plh Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Lamtim, Thabranie Hasyiem, kepada lampost.co, Selasa (11/9/2018) menjelaskan, untuk pengadaan CPNS 2018 Pemkab sebelumnya telah mengajukan usul formasi sejumlah 932. Usul formasi yang diajukan sesuai dengan kebutuhan PNS sejumlah 932 itu terdiri dari, formasi tenaga guru sejumlah 685, tenaga kesehatan (213) dan tenaga tekhnis (34).

Namun dari 932 usul formasi yang diajukan tersebut, kata dia, ternyata hanya disetujui sejumlah 449 formasi atau sebesar 48,18% dari total usulan sebelumnya. Ke-449 formasi yang disetujui tersebut terdiri dari formasi guru eks tenaga honorer KII sejumlah 26 orang, formasi umum guru (200), formasi umum kesehatan (197) dan formasi umum tenaga tekhnis lainnya (26).

“Jadi dari usul formasi yang telah diajukan itu untuk Pemkab Lamtim hanya disetujui 449 formasi atau sebesar 48,18% dari usulan sebelumnya,” kata Thabranie.

Menyikapi hal itu, kata dia, Pemkab Lamtim sendiri tidak bisa berbuat apa-apa. Sebab penentuan, persetujuan dan penetapan formasi CPNS untuk seluruh daerah serta lembaga atau kementerian memang merupakan wewenang dan hak pemerintah pusat. Jadi pemkab/pemkot/pemprov, lembaga atau kementerian, hanya mengusulkan saja, sementara penentuan, persetujuan dan penetapan formasi sepenuhnya wewenang pemerintah pusat.

Sementara untuk menutupi kekurangan PNS yang sudah ada agar pelaksanaan tugas dan tanggungjawab tetap berjalan dengan baik, tambahnya, maka Pemkab Lamtim akan  terus mengoptimalkan kerja dan kinerja para PNS yang sudah ada. Selain itu juga akan memaksimalkan pelaksanaan tuga dan kinerja para tenaga TKS dalam membantu pelaksanaan tuga dan tanggung jawab para PNS di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Lamtim.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR