BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Fakultas Hukum Universitas Lampung dan Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI) menandatangi perjanjian kerjasama dibidang arbitrase, di auditorium fakultas setempat, Jumat (14/9/2019).

Pada penandantangan perjanjian dilakukan oleh Dekan Fakultas Hukum Unila, Armen Yasir, sedangkan dari BANI dilakukan Ketua BANI perwakilan Palembang, Sumatera Selatan, Bambang Hariyanto.



Armen Yaser dalam kesempatan tersebut menyambut baik atas kerjasama yang dilakukan antara pihaknya dan BANI. Menurutnya, kerjasama tersebut mampu meningkatkan hubungan komunikasi dalam penyelesaian suatu sengketa perdata di luar peradilan umum.

“Kami sangat senang dengan adanya kerjasama terkait arbitrase melalui BANI pada hari ini. Ke depan terkait arbitrase kami bisa melakukan komunikasi langsung kepada yang membidanginya, khususnya menyangkut masalah penyelesaian sengketa perdata,” ujar dia.

Berita Terkait:

Kembangkan Keilmuan Arbitrase, UBL Gandeng BANI dan IARBI

33 Persen Perkara Arbitrase Berasal di Jasa Kontruksi

Kemudian Bambang Hariyanto menjelaskan penyelesaian sengketa perdata atau arbitrase dapat dilakukan di luar peradilan umum yang didasarkan pada perjanjian arbitrase. “Penyelesaian permasalahan arbitrase atas kemauan pihak-pihak tersebut,” kata dia.

Setelah dilakukan penandatangan perjanjian arbitrase, pihak BANI memberikan kuliah umum dengan materi terkait arbitrase kepada mahasiswa Fakultas Hukum Unila.

 

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR