BANDAR LAMPUNG (Lampost. co)--Guna mencegah dan menangkal radikalisme, Satbimnas Polresta Bandar Lampung bekerja sama dengan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Bandar Lampung menggelar Forum grup discusion (FGD) lintas agama dan budaya dalam rangka menangkal, mencegah paham radikalisme, dan antiPancaaila.
Kegiatan yang dihelat dilantai 3 Begadang Resto dihadiri oleh tokoh agama dari lintas agama, tokoh masyarakat dan umum. Selain mengupas tentang faham radikalisme, kegiatan tersebut juga dilakukan komitmen dari masing-masing agama mulai dari Islam, Kristen Katolik, Protestan, Hindu, dan Buddha.
Ketua FKUB Bandar Lampung Afif amsori mengatakan, akar radikalisme adalah pemahaman agama yang sempit, mengkliam kebeneran tunggal, antipluralisme dan kulturasi, menjadikan  agama sebagai alat politik."Kami semua  mengajak tokoh agama dan adat, untuk bersama-sa  bergandeng tangan mencegah radikal, mengajak masyarakat  untuk belajar agama dengan benar, " kata dia.
Kemudian salah satu  rekomendasi dari FGD yang langsung ditindak lanjuti hari ini adalah membuat grup tokoh agama dan tokoh adat, sehingga semua bisa saling berbagi informasi. " Kami minta adminnya dari Polresta, karena semua bermuara disana," ujarnya.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR