MENGGALA (Lampost.co) -- Kepolisian Resor (Polres) Tulangbawang memusnahkan minuman keras (miras) dan petasan hasil K2YD (kegiatan kepolisian yang ditingkatkan) di halaman Mapolres setempat, Rabu (6/6/2018).

Kapolres Tulangbawang AKBP Raswanto Hadiwibowo mengatakan barang bukti berupa miras dan petasan yang dimusnahkan adalah hasil K2YD dari tanggal 18 April - 29 Mei 2018. "Total 974 botol miras berbagai merek, 1511 liter tuak, dan 10.086 butir petasan berbagai merek yang dimusnahkan," ujarnya.



Pemusnahan miras dilakukan dengan cara dilindas menggunakan stom walls, tuak dimusnahkan dengan cara ditumpahkan ke tanah, dan untuk petasan dimusnahkan dengan cara di masukkan ke dalam gentong yang berisi air.

Bupati Tulangbawang Winarti mengatakan, miras dan petasan ini sangat berbahaya dalam kehidupan. "Miras itu bisa merusak generasi bangsa, karena dapat menyebabkan terjadinya berbagai macam tindak pidana. Sedangkan petasan bisa menyebabkan terjadinya kebakaran di pemukiman rumah penduduk dan sangat membahayakan bagi anak-anak," kata Winarti.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR