MENGGALA (Lampost.co) -- Ermadi Warga Bujung Tenuk, Kelurahan Menggala Selatan, Kecamatan Menggala mengaku tidak memiliki firasat apapun terkait dengan musibah yang menimpanya.

Dia menjelaskan selain kedua buah hatinya Elsa Dianti (10) dan Elsi Dianti, adik perempuannya Liyana (28) dan keponakannya Zahra (7), turut meninggal tenggelam di lokasi aliran anak sungai Rengas Cendung yang berada tidak jauh dari kediamannya.



"Enggak ada firasat apa-apa, di keluarga juga enggak ada. Biasanya mobil mau dandan aja saya pasti mimpi mobil pecah ban. Ini enggak ada mimpi sama sekali," kata dia, ditemui di kediamannya, Senin (6/8/2018).

Meski terlihat masih dalam keadaan syok, dengan terbata-bata dia mencoba menceritakan kejadian itu. Menurutnya saat kejadian itu, kedua buah hatinya sempat berpamitan untuk ikut jalan bersama bibiknya.

Dia menjalaskan, keseharian adik perempuannya memiliki rutinitas sebagai pengembala kerbau di lokasi kejadian. Sebelum mereka berangkat, adiknya sempat menitipkan keponakannya yang masih berusia 8 bulan di kediamannya.

 "Adik saya itu memang rutinitasnya menjadi pengembala kerbau. Jadi anak saya itu berpamitan mau jalan sama bibiknya. Mungkin mereka mau ikut karena mau lihat kerbau," kata dia.

 

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR