METRO (Lampost.co) -- Empat siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah Ahmad Dahlan, mewakili Indonesia dalam program beasiswa belajar di Jepang tahun 2018.

Keempat siswa yang memperoleh kesempatan menimba ilmu di Jepang dalam program beasiswa belajar tersebut adalah Muhammad Ahnaf Defka Rizqia dari kelas 7 Ar-Rahman, Ilham Surya Pratama kelas 7 Ar-Rahman, Indah Sawitri kelas 8 Al-Alim, dan Afanin Yuli Safitri kelas 8 Ar-Rasyid. Keempatnya merupakan siswa berprestasi yang ditunjang dengan kemampuan bahasa Jepang lewat Japanese Club di sekolah setempat.



Nantinya keempat siswa tersebut akan belajar, menimba pengalaman dan tentunya sebagai duta Indonesia yang memperkenalkan kebudayaan Indonesia bersama dengan siswa-siswi dari 14 sekolah di luar negeri yang berasal dari 13 negara, diantaranya adalah United Kingdom, India, Indonesia, Australia , Sri Lanka, Thailand, Taiwan, Turkey, Hungary, Philippines, Vietnam, Malaysia, dan Russia. Mereka akan saling membaur dan belajar bersama selama 2 minggu di Jepang, salah satu tempatnya adalah Tokyo.

Sebelum berangkat keempat siswa SMP Muhammadiyah Ahmad Dahlan atau yang lebih dikenal dengan SMP Mu Ahmad Dahlan (School of Holistic Education), didampingi Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kota Metro, Mardani Usman, Ali Musyafa, selaku kepala sekolah dan seorang guru pendamping Bahasa Jepang Ayu Fitri bersilaturahmi dengan Wali Kota Metro Ahmad Pairin, di Pemkot setempat.

Achmad Pairin, mengaku bangga atas prestasi anak didik asal sekolah Kota Metro, yang dipercaya untuk mewakili Indonesia dalam program beasiswa belajar di Jepang. "Jaga nama baik sekolah dan Kota Metro, di negeri orang sebab kalian ini merupakan kebanggaan Kota Metro, tentunya selamat menunaiakan tugas semoga menjadi yang terbaik," kata Wali kota.

Kepada Wali Kota, Kepala Sekolah Ali Musafa mengatakan sebelumnya pada November sampai Desember tahun lalu, seorang guru Bahasa Jepang dari SMP Mu Ahmad Dahlan sebagai pendamping keempat siswa telah diberangkatkan terlebih dahulu ke Jepang bersama 13 orang guru dari 13 perwakilan negara untuk mengikuti training persiapan keberangkatan siswa-siswi pada April 2018. Terpilihnya SMP Mu Ahmad Dahlan yang dikirim ke Jepang tentunya melalui tahap penyeleksian oleh Japan Foundation yang berpusat di Gedung Summitmas I Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.

Diakuinya keempat anak didiknya mewakili Indonesia, guna mengikuti serangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Yayasan Hakuho. Melalui program “Hakuho Scheme for Global Children’s Japanese Language Network 9th Experience Program for Overseas Children” yang tahun ini menjadi tahun kesembilan sejak pertama kali program ini diselenggarakan.

Hakuho Foundation sendiri adalah sebuah yayasan dibawah naungan Hakuhodo yang tak lain adalah perusahaan yang bergerak di bidang periklanan. Tentunya masyarakat masih awam mendengar nama Hakuhodo, padahal Hakuhodo Company ini adalah perusahaan raksasa yang bergerak di bidang periklanan, menduduki posisi kedua dari top ranking perusahaan besar di Jepang, bahkan menduduki peringkat ke-4 di dunia.

Hakuhodo adalah agensi periklanan tertua di Jepang yang didirikan oleh Hironao Seki di daerah Nihonbashi-Honshiroganecho, Tokyo. Sedangkan Hakuho foundation didirikan sebagai yayasan gabungan pada tahun 1970, dikenal dan mulai beroperasi sebagai yayasan gabungan yang berorientasi pada kepentingan umum pada bulan April 2011. Bertujuan untuk mendukung pendidikan untuk anak-anak, khususnya di bidang bahasa dan budaya melalui berbagai prakarsa, salah satunya seperti Hakuho Scheme for Global Children’s Japanese Language Network.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR