KOTABUMI (lampost.co) -- Sat Resmob Polres Lampung Utara meringkus empat pelajar SMA usai menjambret sebuah tas di daerah setempat, Kamis (30/11/2017), sekitar pukul 22.00. Selain mengamankan para tersangka petugas menyita barang bukti berupa sebuah tas yang berisi uang tunai Rp 4 juta dan sebuah ponsel milik korban serta dua unit sepeda motor Yamaha RX King warna hitam dan Honda Revo No Pol BE-6962- JP milik pelaku yang diduga digunakan aksi kejahatanya tersebut.
Keempat pelaku tersebut, yakni  FA (15), warga Daerah Ratu Aji, Lampung Tengah; SH (15) , dan SW (15), serta TID (15), ketiganya warga Kecamatan Abung Selatan, Lampung Utara, kini masih menjalani pemeriksaan pertugas.
Menurut Kasat Reskrim Polres Lampung Utara AKP Syahrial ketika dimintai keterangan, keempat pelaku ini diketahui pelajar SMA dan mereka ditangkap kerena diduga menjambret Matasari Andrani (45), warga setempat, di jalan raya Kasatria Kelurahan Tajungaman, Kotabumi Selatan, Lampung Utara, Kamis (30/1/2017), sekitar pukul 10.00.
”Selain mengamankan para tersangka pihaknya juga menyita barang bukti sebauh tas bersikan uang dan ponsel serta dua unit sepeda motor milik para pelaku yang digunakan untuk melakukan aksinya itu,”ujarnya.
Dia juga menjelaskan penangkapan mereka dilakukan setelah pihaknya mendapatkan laporan korban. Setelah dilakukan penyelidikan dan pengejaran, akhirnya para pelakunya dapat ditangkap.
”Selain masih di bawah umur, mereka juga diketahui masih ada yang duduk di bangku SMP,” katanya.
Dari hasil pemeriksaan sementara mereka mengaku menjambret korban dan rencananya uang yang didapat dipakai foya-foya serta beli minuman. ”Kami nekat menjambret karena tidak memiliki uang dan uang yang didapat rencanya untuk berfoya-foya beli minuman keras,” kata para tersangka.
Sedangkan penuturan korban, awalnya ia mengendarai sepeda motor dan tiba-tiba muncul dari belakang keempat  pelaku dengan mengendarai dua sepeda motor langsung memepet dan merampas sebuah tas milik korban membawanya kabur.
”Saya sempat berteriak minta tolong pada saat kejadian itu dan warga sempat melakukan pengejaran,” kata Kasat menirukan keterangan korban. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR