BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas 1A, Tanjungkarang menjatuhkan pidana penjara berbeda terhadap empat terdakwa kurir sabu seberat 2 kg asal Aceh, lantaran Majelis menilai jika peran keempat terdakwa berbeda.

Keempat terdakwa diantaranya Irfani Alias Ifan (23) dan Hayudin (34) dijatuhi hukuman selama 17 tahun penjara, sementara dua terdakwa lainya yakni Armansyah (45) dan Syarif (67) dijatuhi pidana hukuman selama 12 tahun. Selain pidana penjara, keempat terpidana dijatuhi hukuman pidana denda masing-masing sebesar Rp1 miliar subsider 4 bulan kurungan.



Dalam pertimbangan majelis satu terdakwa yakni Irfani alias Ifan telah dua kali mengirim sabu-sabu dari Aceh ke  Jakarta, sementara Hayudin dinilai turut serta menjalankan aksi pengiriman barang tersebut.

Majelis menimpertimbangakan jika dua terdakwa lainya yakni Aramnsyah dan Syarif hanya diajak dan mengetahui adanya pengiriman barang tersebut. Selain itu, Majelis Hakim juga menilai para terdakwa sudah lanjut usia.

"Menjatuhkan pidana penjara terhadap Irfani dan terdakwa Ayudin selama17  tahun, sementara terdakwa Armansyah dan Sarif selama 12 tahun, serta denda masing-masing selama Rp1 miliar subsider masing-masing selama 4 bulan kurungan," kata Hakim Ketua Mansur didampingi dua hakim anggota Pastra Joseph Ziraluo dan Syahri Adamy.

Usai sidang vonis terhadap keempatnya dibuka untuk umum, para terdakwa tidak henti-hentinya menangis, atas putusan itu para terdakwa menerima sementara JPU menyatakan pikir-pikir.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR