MEDAN (Lampost.co)--Jumlah korban dalam peristiwa tenggelamnya kapal KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Sumatera Utara,  bertambah. Hingga Rabu (20/6/2018), petugas menemukan empat korban yang tewas dalam peristiwa tersebut.
Pencarian korban kapal tenggelam di Danau Toba memasuki hari ketiga. Kepala Bagian Penerangan Satuan (Kabag Pensat) Divisi Humas Mabes Polri Kombes Yusri Yunus mengatakan di hari ketiga, petugas menemukan tiga jenazah perempuan. 
"Jenazah satu (yang ditemukan hari ini) telah diidentifikasi tim Disaster Victim Identificasion (DVI) Polda Sumut, atas nama Fitriani, perempuan, warga Binjai, Sumut. Korban sudah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan," ujar Yusri dikonfirmasi di Jakarta.
Jenazah pertama ditemukan warga di pinggir Danau Toba, tepatnya di Desa Tambun Raya, Kabupaten Samosir. Jenazah ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB.
Tiga jam kemudian, warga menemukan jenazah kedua di Desa Sipolha Kabupaten Samosir. Sedangkan jenazah ketiga ditemukan pukul 14.00 WIB. Namun lokasi penemuan jenazah belum diketahui. Identitas kedua jenazah belum diketahui.
Yusri memaparkan korban dibawakan ke RSU Rondahaim Saragih, Pematang Raya, Kabupaten Simalungun. Korban bernama Fitriani kini diserahkan kepada pihak keluarga dan selanjutnya akan dimakamkan.
Satu jenazah lain ditemukan beberapa jam setelah kecelakaan.Korban tersebut juga berjenis kelamin perempuan. Korban bernama Tri Ulandari, (24) asal Aceh Tamiang.
KM Sinar Bangun tenggelam di Danau Toba, Senin petang, 18 Juni 2018. Jumlah korban masih simpang siur karena kapal tak memiliki manifes. Hingga berita ini dimuat, 178 penumpang dikabarkan hilang. Sementara jumlah korban yang ditemukan selamat sebanyak 18 orang.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR