GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- Hanya empat hari setelah menjalankan aksinya, tersangka pelaku curas, Eko Pamanto, berhasil dibekuk jajaran Polsek Terbanggibesar, Lampung Tengah.

Kapolsek Terbanggibesar Kompol Donny Herdunand menjelaskan kejadian bermula pada Minggu (8/4) lalu, ketika korban Suyono (45) bersama istri dan anaknya, yang merupakan warga Nambahdadi, Terbanggibesar melintas di DAM 14 Kampung Karangendah, Terbanggibesar. Tiba-tiba orang tak dikenal menghentikannya. Orang tersebut mengacungkan senjata tajam jenis pedang ke arah korban. Tak lama, satu orang lainnya datang menggunakan motor Yamaha Mio warna biru.



Kemudian kedua pelaku menggeledah saku pakaian korban, merampas satu unit ponsel dan merampas tas kecil milik istri korban. Selanjutnya para pelaku mengancam dan menyuruh korban pergi.

Akibat peristiwa itu, korban merugi karena ponsel korban dan tas berisi satu unit smartphone merek Oppo, 1 buah KTP, 1 buah STNK sepeda motor merek Honda Beat bernomo polisi BE-6629-IT dan uang tunai sebesar Rp1,5 juta milik istri korban dirampas tersangka.

Berdasarkan LP/226-B/IV/2018/Res Lt/Sek Tebas Tanggal 09 Maret 2018 itulah aparat polsek Terbanggibesar segera melakukan penyelidikan. Hasilnya, pada Rabu (11/4) pagi tadi, berhasil dibekuk salah satu tersangka yakni Eko Pamanto (25 warga Dusun IV Kampung Indera Putra Subing, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah. "Penangkapan habis subuh tadi di rumah tersangka," kata Kapolsek.

Menurut Kapolsek, satu tersangka lain yang sudah teridentifikasi masih dalam pengejaran. Para tersangka diduga melanggar Pasal 365 KUHP.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR