KALIANDA (Lampost.co) -- Sebanyak empat desa di Kecamatan Palas, Lampung Selatan, telah diverifikasi Open Difecation Free (ODF) atau bebas buang air besar (BAB) sembarangan dari Tim verifikasi kabupaten setempat. Verifikasi itu untuk meraih sertifikat sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) atau sertifikat ODF.

Keempat desa tersebut yakni, Desa Baliagung, Kalirejo, Bumiasih, dan Pulaujaya. Jika empat desa tersebut lolos dari verifikasi, maka sisa desa yang belum dinyatakan ODF di wilayah kerja Puskesmas Rawat Inap Bumidaya, Kecamatan Palas yakni, Desa Bumidaya dan Bumirestu.



Kepala UPTD Puskesmas Rawat Inap Bumidaya, Herman Triwuryanto mengatakan tim verifikator ODF telah memverifikasi empat desa yang kini tengah mengejar sertifikat STBM ODF. Pihaknya optimis keempat desa itu akan raih predikat STBM ODF pada 2019.

"Tim verifikasi dari kabupaten sudah datang di Desa Baliagung, Kalirejo, Bumiasih, dan Pulaujaya, pada Kamis, 12 September 2019. Tim Verifikasi langsung dari Dinas Kesahatan dan Pemeberdayaan Masyarakat Desa," kata dia, Jumat, 13 September 2019.

Herman menjelaskan, untuk wilayah kerjanya hingga saat ini baru ada dua desa yang telah mendapatkan sertifikat ODF, yakni Desa Bumiasri dan Tanjungjaya. Sedangkan, yang masih dalam proses penyelesaian program ODF dan belum diverifikasi, yakni Desa Bumirestu dan Bumidaya. "Kalau empat desa ini lolos verifikasi, artinya yang masih menjadi tugas untuk diselesaikan tahun ini masih dua desa lagi, yaknk Bumirestu dan Bumidaya. Tapi, sejauh ini Pemerintah Desa setempat masih terus berupaya kerjar target," kata dia.

Herman mengatakan untuk Desa Bumirestu hingga saat ini masih terdapat 783 rumah yang belum memiliki jamban sehat dan Bumidaya sebanyak 79 rumah. Meski demikian, pihaknya menargetkan Desa Bumirestu mendapat sertifikasi ODF sebelum November.

"Yang menjadi PR kita Desa Bumirestu. Sebab, masih 783 rumah lagi yang belum ada jamban sehat. Namun, kami genjot dengan memberikan pendampingan langsung kepada masyarakat. Sebab, November mendatang Lamsel akan deklarasi sebagai kabupaten  ODF," kata dia.

Sementara itu, Kepala Desa Bumirestu, Sukiman mengaku pihaknya menargetkan STBM ODF akan dituntaskan pada tahun ini. Ia mengatakan pada APBDes 2019 perubahan pihaknya akan menganggarkan pemberian bantuan stimulan jamban sehat kepada 783 KK dengan alokasi anggaran sebesar Rp350 ribu per KK untuk stimulan jamban sehat.

"Di dalam APDes Perubahan saya akan alihkan beberapa pos kegiatan fisik untuk stimulan jambam sehat. Sebab, tahun ini sanitasi layak ODF harus tuntas. Kami juga sudah turun keempat dusun mensosialisasikan program Sanitasi layak ini," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR