BANDAR LAMPUNG, (Lampost.co)--Bank Indonesia Kantor Perwakilan Lampung mencatat pertumbuhan ekonomi Provinsi Lampung pada triwulan I 2018 tercatat tumbuh cukup tinggi, yaitu 5,16% (yoy), melampaui rata-rata pertumbuhan ekonomi Sumatera dan nasional masing–masing 4,37% (yoy) dan 5,06% (yoy).

Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Lampung, Budiharto Setyawan, mengatakan meski demikian, sesuai dengan pola seasonalnya, pertumbuhan ekonomi di periode laporan tercatat lebih rendah dibandingkan triwulan IV 2017 sebesar 5,31% (yoy).
"Di sisi permintaan, tetap kuatnya pertumbuhan ekonomi Lampung pada triwulan I 2018 ini ditopang oleh akselerasi pada hampir keseluruhan sektor terutama konsumsi rumah tangga, ekspor serta investasi, "kata dia kepada Lampost.co, Jumat (29/6/2018).
Meski demikian, kinerja ekspor yang tinggi masih tertahan oleh impor yang lebih besar terutama antardaerah sehingga mencatatkan neraca perdagangan yang defisit bagi Provinsi Lampung.
Di sisi penawaran, motor penggerak perekonomian Lampung bersumber dari sektor industri pengolahan, sektor perdagangan besar-eceran dan reparasi mobil-sepeda motor serta sektor konstruksi. Di sisi lain, penurunan pangsa sektor pertanian antara lain disebabkan mundurnya masa tanam padi sehingga menyebabkan pergeseran musim panen raya di beberapa sentra dan juga pengaruh cuaca ekstrim pada produktivitas tanaman pangan. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR