SIKAP seorang pemimpin negara, tentu akan mencerminkan bagiamana rakyat yang dipimpinnya. Sebab, keputusannya walau lisan, tentu menjadi sikap resmi.

Nay ya kidah. Kik pemimpin, kuk cawa jadi kehaga sai tumpak diguwaiko (Iyalah. Kalau pemimpin, lisannya itu keinginan yang harus dituruti).



Seperti cuitan Presiden AS Donald Trump untuk mengesahkan penyerbuan Israel ke Dataran Tinggi Golan, tentu menjadi sikap resmi AS. Langsung saja pejabat senior Turki mengecam cuitan itu, alasannya keutuhan wilayah semua negara adalah prinsip mendasar hukum internasional.

Dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu, bahkan pejabat Suriah pun mengutuk pernyataan Trump. Cuitan Trump itu adalah keinginan Israel sejak lama

Na...mula dang acal nulis disan no, aga nyani rigu unyin. Wat-wat gawoh (Makanya jangan asal nulis, bakal membuat ribut. Ada-ada saja).

Israel menduduki dua pertiga Dataran Tinggi Golan sebagai akibat de facto dari konflik. Israel secara resmi mencaplok wilayah tersebut pada 1981—tindakan yang dengan bulan ditolak pada saat itu oleh Dewan Keamanan PBB. 

AS untuk pertama kali menyampaikan penentangan terhadap resolusi tahunan PBB yang mengutuk kekuasaan Israel atas Dataran Tinggi Golan pada November. Secara keseluruhan, 151 negara memberi suara dukungan, dan cuma Israel bersama AS yang memberi suara menentangnya.

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR