BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Edi Ribut Harwanto, warga asal Lampung yang banyak berkiprah dalam dunia musik di Malaysia, dilantik menjadi duta perdamaian Majlis Perundingan Pertubuhan Islam Malaysia (MAPIM)/Malaysian Consultative Council for Islamic Organization.

Edi dilantik menjadi duta MAPIM oleh Presiden MAPIM Mohd. Azmi Abdul Hamid di Kuala Lumpur, Malaysia, Rabu (11/10) lalu. "Sudah sejak setahun lalu, aktivitas saya dipantau oleh mereka. Kemudian mereka menemui saya di Jakarta sampai akhirnya saya ditunjuk sebagai duta MAPIM," ujar Edi saat kunjungan ke redaksi Lampung Post, Rabu (18/10/2017).



Edi menjelaskan MAPIM adalah wadah untuk mengkoordinasikan, mengkonsultasikan dan memfasilitasi upaya peningkatan efektivitas organisasi dan aktivis Islam dalam upaya membangun masyarakat Islam. "Salah satu tujuannya adalah membela muslim yang tertindas seperti muslim Rohingya di Myanmar," kata mantan jurnalis di Lampung itu.
Menurut dia, ia menjadi duta MAPIM bersama penyanyi top asal Malaysia yaitu Siti Nurhaliza. Dengan menjadi duta MAPIM, ujar Edi, mereka akan sering mengunjungi daerah-daerah yang sedang berkonflik untuk membantu sesama muslim. "Setidaknya, kegiatan kami ada di 35 negara. Saat ini, fokus kami adalah membantu muslim Rohingya," ujarnya.

Di Malaysia, Edi populer dengan nama Eddy Law cukup dikenal di Malaysia. Lagunya yang populer di sana di antaranya "Suara Hati". Kiprahnya di Malaysia inilah kemudian yang mengantarnya menjadi duta perdamaian yang dipilih MAPIM.

 

 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR