MENGGALA (Lampost.co) -- Tim khusus anti bandit (Tekab 308) Satreskrim Polres Tulangbawang menangkap dua remaja, yang diduga sebagai pembuat sekaligus pemilik senjata api rakitan (senpi) illegal.

Kasat Reskrim Polres Tulangbawang AKP Donny Kristian Bara’langi, mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Raswanto Hadiwibowo mengatakan, kedua pelaku yang diamankan pihaknya yakni AA (17) warga Kampung Morisjaya, Kecamatan Banjaragung dan WI (22) warga Kampung Agungdalan, Kecamatan Banjarmargo.



Keduanya kata dia, ditangkap anggotanya, Kamis (29/3/2018) pukul 12 00 WIB, di Kampung Morisjaya, Kecamatab Banjaragung. Ia menjelaskan dari penangkapan kedua pelaku, selain mengamankan senpi rakitan anggotanya juga berhasil mengamankan berbagai alat yang diduga digunakan kedua pelaku untuk merakit senpi rakitan.

"Dari penggeledahan di rumah pelaku WI, berhasil ditemukan barang bukt 1 pucuk senpi illegal jenis revolver, 2 butir amunisi jenis FN, 4 buah bahan silinder untuk pembuatan senpi illegal, 3 bilah sajam jenis pisau dengan panjang masing-masing 15 cm, 1 bilah sajam jenis pedang bergagang dan bersarung kayu berwarna hitam, 2 buah gunting, 2 buah obeng, 1 buah kayu berbentuk amunisi FN untuk membuat silinder senpi illegal dan 1 buah tombak," kata dia, kepada lampost.co, Jumat (30/3/2018).

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR