LIWA (Lampost.co) -- Dua warga Lampung Barat lolos seleksi wawancara dan tertulis pada ajang seleksi calon peserta Jambore Pemuda Indonesia (JPI) 2018.

Kedua warga itu yakni Bima Novian Zurlan warga Kegeringan Barubrak, dan Yulia Safitri warga Pekon Bakhu. Keduanya masuk dalam deretan 14 nama yang lolos test tertulis dan wawancara yang dilaksanakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Disporta) Provinsi Lampung 28 Agustus lalu.



Keduanya akan menjadi wakil Lampung pada JPI  tahun 2018 yang akan digelar di Kabupaten Bangkabelitung.

Kasi Pemberdayaan Pemuda Asroruddin, mendampingi Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Lambar Indra Kesuma, Senin (3/9/2018), mengatakan hasil seleksi pada tahapan test tertulis dan test wawancara ini merupakan sebuah kebanggaan bagi Lambar.

"Tidak semua wakil dari seluruh kabupaten kota bisa lolos. Bahkan hanya Lambar dan Pringsewu yang dua-dua wakilnya lolos," ujarnya, Senin (3/9/2018).

Bima Novian mengaku tahap seleksi cukup ketat yang langsung dinilai oleh tiga orang juri yang berasal dari Kemenpora RI, Kabid Kepemudaan Provinsi  Lampung dan Purna Prakarya Muda Indonesia. Tahap seleksi yang dilakukan adalah seleksi tertulis tentang pengetahuan umum, wawasan tentang kepemudaan, pariwisata dan kebudayaan lampung.

Sedangkan tahap terakhir yang dilaksanakan adalah unjuk bakat yang juga menjadi point penting dalam penilaian seleksi ini.

Dalam unjuk bakat tersebut, lanjut Bima, ia bersama Yulia menampilkan tarian yang berasal dari Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak yaitu Tari Netah Adok dan Tari Sembah Batin. Tari Netah Adok adalah tarian yang menceritakan Penobatan Sultan Sekala Brak yang Dipertuan XXIII.

Sedangkan Tari Sembah Batin adalah tari persembahan kepada Sai Batin Paksi Pak Sekala Brak. Tarian ini dipersembahkan untuk memperkenalkan Kerajaan Adat Paksi Pak Sekala Brak melalui tarian. 

"Pada seleksi itu, bersaing dengan 25 orang peserta lainnya asal kabupaten/kota se provinsi Lampung. Hasilnya diambil tujuh pasang putra dan putri terbaik sesuai hasil seleksi," kata dia.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR