BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah VI Provinsi Bengkulu dan Lampung akan membuka satu jembatan timbang di provinsi Lampung, yaitu diwilayah Way Urang, Lampung Selatan diakhir tahun ini. Pengoerasian itu kali pertama dalam dua tahun terakhir pasca pengalihan kewenangan dari pemerintah provinsi kepada pusat.

Kepala Seksi Sarana Prasarana BPTD Wilayah VI Provinsi Bengkulu dan Lampung Yoyo Arianto menjelaskan pihaknya kini tengah mematangkan persiapan jembatan timbang Way Urang yang direncanakan beroperasi diakhir tahun ini. Secara khusus, persiapan fisik jembatan terbilang sudah dapat beroperasi secara 100 persen.



"Secara keseluruhan ada beberapa aspek yang masih disiapkan, seperti sistemnya harus dibangun dulu dan sumber daya manusia (SDM) nya harus kami tata. Secara umum tinggal 20-30 persen lagi, karena sistem dan SDM sangat berperan. Kalau tidak ada keduanya, maka tidak bisa berjalan," kata Yoyo kepada Lampost.co, Minggu (1/7/2018).

Menurutnya, pengoperasian jembatan timbang itu berdasarkan Surat Keputusan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI tentang Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB).

"Selain SK Dirjen Hubdat itu juga harus dilihat perkembangan daerah dan kondisi di jembatan timbangnya. Kalau belum bisa dan belum layak beroperasi mungkin perlu rehabilitasi dulu. Makanya kami pun belum tahu waktu pasti jembatan timbang itu mulai beroperasi, karena itu sesuai instruksi Kemenhub. Harapannya akhir tahun sudah bisa mulai," ujarnya.


Menurutnya, Pengoperasian jembatan timbang dibawah pengelolaan pemerintah pusat akan memiliki sedikit perbedaan prosedur, yaitu pada penerapan sistem informasi dan teknologi, seperti sistem terkoneksi terkoneksi daring dan penerapan tilang elektronik.


"Untuk itu masih kami persiapkan sistem dan alatnya untuk nimbang. Itu kan belum terkoneksinya dan sistem informasinya juga harus digerakkan. Kalau sudah siap baru mulai diuji coba dan disosialisasikan," ujarnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR