BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Dua remaja pelaku pencurian kendaraan bermotor yang masih berstatus pelajar SMP bernama Jaya (15) dan Adi (16) ditembak polisi karena berusaha melarikan diri dan melawan saat akan ditangkap. Petugas juga menangkap komplotannya, yakni Rob (17), yang juga masih pelajar SMA. Ketiganya merupakan warga Jabung, Lampung Timur, yang sudah 12 kali melakukan aksi pencurian di wilayah Bandar Lampung.
Kapolresta Bandar Lampung Komisaris Besar Murbani Budi Pitono mengatakan para tersangka ditangkap pada Selasa (26/9), empat jam setelah para pelaku melakukan aksi pencurian di wilayah hukum Polsek Kedaton. "Kami menyergap para pelaku di perbatasan Bandar Lampung saat hendak membawa sepeda motor hasil curian ke Lampung Timur," kata Murbani, Kamis (28/9/2017).
Dia mengatakan para pelaku berusaha melarikan diri dan melawan petugas dengan cara menabrakkan sepeda motornya kepada polisi. "Kami melakukan tindakan tegas dengan menembak kaki tersangka," kata Murbani didampingi Kasat Reskrim Komisaris Harto Agung Cahyono.
Dari hasil penyidikan, dalam tiga bulan terakhir komplotan ini sudah 12 kali melakukan aksinya di wilayah hukum Polresta Bandar Lampung. Selain menggunakan senjata api rakitan, para pelaku juga menggunakan pistol mainan untuk menakuti korbannya. "Sepeda motor hasil curian dijual ke wilayah Lampung Timur dengan harga Rp2 juta—Rp3 juta, tergantung merek dan tipe kendaraan," ujarnya.
Dalam melakukan aksinya, kata Murbani, para pelaku berkelompok berjumlah empat orang menggunakan dua sepeda motor berkeliling mencari target sepeda motor yang diparkir tanpa pengawasan. "Satu orang yang juga warga Lampung Timur berinisial WY masih dalam pengejaran dan sudah masuk daftar pencarian orang (DPO)," kata dia.
Dari para tersangka disita 3 unit sepeda motor, 1 set kunci leter T, sepucuk pistol mainan, dan 3 butir peluru. Ketiganya diancam Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 7 tahun. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR