GUNUNG SUGIH (Lampost.co)--Jajaran Polres Lampung Tengah membekuk dua pelaku pemerasan dan penodongan yang buron sejak lama. Salah satunya sempat berupaya kabur hingga dilumpuhkan dengan tembakan.

Kasat Reskrim Polres Lamteng, AKP Resky Maulana, Kamis (16/11/2017), mengatakan tersangka AS (26), warga Gunungbatin Ilir Terusannunyai, Lamteng, diduga telah melakukan tindak pemerasan beberapa tahun lalu. Saat itu AS bersama lima rekannya mencegat mobil yang melintas di jalinsum Gunungbatin. Komplotan itu menodongkan senjata dan meminta uang. Dua anggota komplotan telah dibekuk dan menjalani hukuman. 
"AS ini pelaku ketiga yang tertangkap. Tiga orang lainnya masih kami buru," kata Kasatreskrim.
Satu tersangka lain, Har (40), warga dusun bandarrejo, Desa Banjarnegeri, Natar, Lamsel, ditangkap karena kasus pencurian sepeda motor di Trimurjo Lamteng setahun silam. 
Menurut Kasat, AS dijerat dengan pasal 365 dan Hartono pasal 363 KUHP. 
AS mengaku melakukan kejahatan pada 2013 lalu dan tak pernah kabur. Ia dibekuk ditempatnya bekerja pada 14 November lalu. Sementara Har mengaku baru keluar dari penjara pada awal November lalu karena kasus penadahan hasil kejahatan.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR