BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Pihak kepolisian telah menangkap pelaku yang diduga terlibat dalam rencana peredaran sabu seberat 10 kg yang Diamankan di Seaport Interdiction, Bakauheni pada Minggu, 22 Februari lalu.

Informasi yang dihimpun Lampost.co, aparat mengamankan barang haram tersebut dalam mobil Alphard. Salah satu pengemudi yang diamankan menyebutkan bahwa narkoba tersebut pesanan Kapolda dan memiliki logo Tribatra di mobil tersebut, namun tak jelas benar atau tidak. Aparat menduga pelaku menggunakan modus tersebut untuk menghindari aparat. Kemudian, aparat juga melakukan pengejaran hingga ke Pekanbaru, Riau untuk pengembangan kasus tersebut.



"Ia benar sudah ada yang diamankan waktu di Seaport, dan dilakukan pengembangan," ujar Dirresknarkoba Polda Lampung, Kombespol Shobarmen, Senin (11/3/2019), di Mapolda Lampung.

Shobarmen menjelaskan sementara dari perkara tersebut, total ada dua orang yang ditangkap, dan telah menjadi tersangka. Sayangnya, Shobarmen belum bisa memaparkan secara rinci, identitas para pelaku.

"Belum, itu besok di Polres Lampung Selatan akan diekspos," kata mantan KSPN Kemiling Polda Lampung itu.

Guna memaksimalkan pencegahan, Shobarmen menjelaskan saat ini jajaran Polda Lampung, dan Polres telah diterjukan guna melakukan pengawasan terhadap jalur-jalur yang kerap digunakan menyelundupkan narkoba baik darat, laut, udara, hingga pelabuhan kecil, serta penyebaran ke informam baik polisi ataupun masyarakat, soal jenis dan bentuk, serta efek Narkoba itu. 

"Termasuk jalur-jalur tikus, Seperti pelabuhan kecil, juga diperkuat seperti sebelumnya," katanya. 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR