BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Sebanyak 20 orang pegawai dilingkungan  Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI menjadi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 di perairan Karawang, Senin (29/10/2018) pagi lalu. Duka atas peristiwa tersebut turut menyelimuti jajaran Kemenkeu perwakilan Lampung. Terlebih, dua korban diantaranya pernah bertugas di Bandar Lampung.

Kepala Kepala Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB) Kanwil Provinsi Lampung, Alfiker Siringoringo menjelaskan tragedi pesawat yang berisi 189penumpang dan awak pesawat turut membuat jajarannya bersedih. Terlebih, dua diantaranya pernah bertugas di Lampung.



"Secara kekeluargaan dan ikatan emosional kami sangat berduka atas kecelakaan itu dan sekarang kami pakai pita hitam sebagai wujud duka," kata Alfiker di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Lampung-Bengkulu, Selasa (30/10/2018).

Sementara itu, salah satu pegawai Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Bengkulu-Lampung, Rio Hindersah mengatakan salah satu korban kecelakaan pesawat adalah rekan sekantornya, yaitu Reni Ariyanti mantan Kepala Bagian Umum dan kini menjabat sebagai Kepala Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pangkal Pinang.

"Beliau baru 4 bulan lalu pindah dari DJKN Lampung dan promosi sebagai Kepala KPKNL. Rasanya terasa berat berpisah mereka semua dan makin berasa dukanya untuk saya pribadi yang mengenal Reni. Apalagi, beliau seorang penaru daerah yang baik sekali, murah senyum, dan ramah. Di lingkungan kerja pun bisa diajak bekerja sama dan bersahabat," katanya.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR