LIWA (Lampost.co) -- Paskadua kali diguncang gempa, Kamis (23/8/2018), pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lampung Barat menyatakan Liwa dan sekitarnya aman.

Hal itu diketahui karena sampai saat ini pihaknya tidak mendapati laporan tentang adanya kerusakan akibat gempa yang terjadi sebanyak dua kali dengan kekuatan 4,2 SR dan 5,5 SR yang terjadi pukul 10:01 dan 10:44 Kamis (23/8/2018).



Gempa pertama berkekuatan Mag: 4.2 SR, pukul 10:01:27 WIB, Lok: 6.36 LS, 103.75 BT (131 Km Barat daya Pesisir Barat) dengan kedalaman: 93 Km. Kemudian pada pukul 10:44 kembali terjadi dengan kekuatan 5,5 SR.

Kepala BPBD Lambar Maidar mengatakan gempa yang terjadi pukul 10:44 WIB di wilayah Samudera Hindia Pantai Barat Sumatera merupakan gempa tektonik. Namun tidak berpotensi tsunami.

Pantauan pihaknya, tidak ada laporan dari masyarakat yang mengalami kerusakan atau kerugian. Namun pihaknya tetap mengimbau agar warga tetap tenang dan jangan panik.

Lambar jauh dari pusat gempa karena pusatnya di samudera Hindia Pesisit Barat akan tetapi tetap waspada karena wilayah Liwa memiliki kultur tanah yang labil sehingga saat terjadi gempa maka getaranya cukup terasa.

Hasil update atau analisis BMKG l, menyatakan bahwa gempa bumi memiliki kekuatan M=5,3. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 6,55 LS dan 103,45 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 159 km arah selatan Kota Liwa, Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung pada kedalaman 44 km.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR