GUNUNG SUGIH (Lampost.co): Dua dari empat pembunuh bayaran yang disewa AK diketahui sebagai Kusmawanto Agus, 24, dan Muhammad Nur Sahid, 34. Keduanya ditangkap di rumah masing-masing di Desa Bina Karya Sakti, Putra Rumbia, Lampung Tengah, Selasa pagi, 27 Agustus 2019.

"Benar (ditangkap) tadi pagi di Rumbia, perbatasan Lampung Timur dan Lampung Tengah," kata Dirreskrimum Polda Lampung Komisaris Besar M. Barly, Selasa, 27 Agustus 2019.



Agus dan Sahid mau menerima order untuk membunuh Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili dan M Adi Pradana alias Dana kerena tergiur upah yang dijanjikan AK. Kalau berhasil, mereka akan dibayar Rp500 juta.

AK mengenal Agus dan Sahid dari A. A adalah suami dari bekas pembantu AK. Agus dan Sahid berangkat dari Lampung dan dijemput AK di Terminal Kalibata, Jakarta Selatan.

Menurut Barly, motif pembunuhan terhadap Edi dan Adi berlatar utang. AK terlilit utang dan hendak menjual rumah, tapi suami dan anak tirinya itu tak setuju.

Berita terkait:

Dua Pembunuh Bayaran Pesanan AK Ditangkap

Polda Lampung Turunkan Tim Buru Pembunuh Bayaran

Pembunuh Bayaran yang Disewa AK Lari ke Lampung

Edi dan anaknya dibunuh dengan cara diberi racun terlebih dahulu, kemudian dibekap dengan handuk. Usai membunuh bapak dan sang anak, AK memberikan uang Rp8 juta untuk Agus dan Sahid, untuk ongkos pulang ke Rumbia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR