BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Dua oknum polisi yang berdinas di Polres Lampung Selatan ditangkap Oleh BNNP Lampung, pada Minggu (6/5). Kedua oknum polisi tersebut Brigadir AS dan Brigadir AP.

Kabid Propam Polda Lampung Kombespol Hendra Supriatna membenarkan hal itu. "Ia benar sudah dapat informasi, satu dinas di Polres Lamsel di Sabhara, satunya di Polsek Palas," ujarnya kepada Lampost.co, Senin (7/5/2018).
Namun Hendra tak membeberkan secara rinci, apa yang didapat dari BNNP dari penangkapan kedua oknum polisi tersebut.
"Kan sudah ada pidananya, nanti ditangani sama BNNP," kata mantan analis Kebijakan madya bidang Propam Mabes Polri itu.
Disinggung soal sanksi, bisa saja keduanya terkena Sanski berat hingga Pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH), karena adanya unsur pidana. Namun pada prosesnya, sebelum adanya sidang pelanggaran kode etik, pihaknya, menunggu proses hukum terlebih dahulu. "Kita tunggu dulu proses hukum, baru proses internal di kita," katanya.



Kedua Polisi tersebut, dikabarkan ditangkap oleh Badan Narkotika Namun Provinsi (BNNP) Lampung,  pada Minggu (6/5) di home Stay Grand Lubuk, Kalianda Lampung Selata, pada sekitar pukul 12.30 WIB.
Informasi yang dihimpun Lampost.co keduanya diamankan karena diduga akan melakukan transaksi, narkoba dan dari keduanya diamankan barang bukti sabu-sabu sekitar 5kg, dan pil ekstasi sebanyak 2.000 butir, dan uang tunai sebesar Rp200 juta.
Informasi selanjutnya, awalny BNNP melakukan Lidik dan melihat kendaraan jenis Suzuki Ertiga abu-abu metalik dengan nomor polisi BE 1297AX parkir. Selanjutnya pelaku AS datang menemui mobil tersebut.
Kemudian personel BNNP datang melakukan pemeriksaan, kemudian didapati 5kg sabu dan 2.000 pil ekstasi.
Pengembangan selanjutnya, personil BNNP Lampung melakukan pemeriksaan  di kamar hotel dengan nomor kamar 01, pada home Stay tempat AS menginap, dan ditemukan uang tunai Rp200 juta.

Sementara BNNP Lampung belum bisa dikonfirmasi terkait adanya, penangkapan tersebut. Kepala BNNP Brigjenpol Tagam Sinaga Belum bisa dihubungi. Ketika Lampost.co menyambangi kantor BNNP, tidak ada pejabat yang bisa dikonfirmasi. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR