BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Ratusan ojek online (Ojol) menggeruduk Geprek Bensu Pasar Koga, sekitar pukul 21.30, Jumat (10/8/2018). Kerumunan Go-Jek dan Grab itu sebagai solidaritas dari rekannya yang  mengalami pengeroyokan yang dilakukan karyawan rumah makan tersebut bersama rekannya. 

Akibatnya, korban Lutfi yang merupakan mitra Go-Jek bersama ayahnya mengalami luka pukul hingga dilarikan ke rumah sakit.



Zainal, salah satu mitra Go-Jek menjelaskan saat kejadian, korban Lutfi datang di Geprek Bensu. Namun, korban yang menemui pelaku yang merupakan karyawan Geprek Bensu langsung dipukuli bersama rekan-rekannya. 

"Korban sempat melarikan diri ke rumahnya dan mengadu kepada orang tua, sehingga ayahnya pun datang lagi bersama korban ke Geprek Bensu. Maksud ayahnya itu untuk menanyakan masalahnya sampai anaknya itu dipukuli, tetapi ternyata malah bapaknya dikeroyok juga bersama anaknya," kata Zainal.

Pihak rumah makan saat dikonfirmasi terkait hal ini tidak bisa memberikan penjelasan. Persoalan ini sudah dilaporkan ke Polsek Kedaton.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR