KOTA AGUNG (Lampost.co)--Daftar Pemilih Tetap (DPT) Kabupaten Tanggamus berjumlah 440.522 jiwa. Hal ini terungkap melalui rapat pleno terbuka yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Tanggamus, bertempat di kantor KPU setempat, Rabu (18/4/2018).

Rapat pleno ini dimulai dari pukul 16.30 sampai 18.00. Melalui berita acara nomor 359/PL.03.1-BA/1806/KPU-Kab/IV/2018. Dihadiri oleh LO kedua pasangan calon Tanggamus, Kesbang, Kepala Disdukcapil, Kasat Intel Polres Tanggamus, Kasdim 0424/TGS, Panwaskab Tanggamus, PPK sekabupaten Tanggamus dan pers.
Menurut Komisioner KPU Hayesta didampingi Divisi Teknis, Angga Lazuardy, berdasarkan DPT Tanggamus dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur serta bupati dan wakil bupati Tanggamus yakni sebanyak 440.522 jiwa. Jumlah ini terdiri dari 225.491 pemilih laki-laki dan 215.031 pemilih perempuan.
"Setelah melalui rekapitukasi daftar pemilih sementara hasil perbaikan (DPSHP) yang kemudian ditetapkan sebagai DPT jumlah DPT Tanggamus yakni 440.522 jiwa," kata Hayesta.
Sedangkan jumlah pemilih potensial yang belum memiliki KTP elektronik atau surat keterangan sudah melakukan perekaman sekitar 4.000 - 5.000 jiwa. Solusi yang diberikan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) adalah dengan melaksanakan perekaman dengan metode jemput bola. "Dsdukcapil yang akan mendatangi dengan turun ke pekon-pekon guna mengambil data perekaman penduduk," ujarnya.



Sedangkan bila hingga saatnya pemungutan suara masih ada warga yang belum memiliki EKTP atau Surat Keterangan maka tetap tidak akan bisa menyumbangkan suara. "Tidak ada cara lain ini sudah aturannya. Bila sampai hari H belum punya KTP-el atau suket ya belum bisa nyoblos," egasnya.
Menurutnya, DPT yang telah ditetapkan ini sudah melalui proses dari tingkat pekon hingga kabupaten. Sehingga data yang disampaikan sudah valid dan disaksikan langsung oleh sejumlah pihak yang berwenang, termasuk Panwaskab.
Dirinya mengimbau agar warga yang belum melakukan perekaman data agar sesegera mungkin dilakukan. Hal ini supaya yang bersangkutan dapat menyumbangkan suara pada saat Pilgub dan Pilkada. "Ini merupakan pesta rakyat, maka satu suara akan sangat berarti dan menentukan dalam pemilihan calon pemimpinnya," katanya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR