WAY KANAN (Lampost.co)-- Ketua DPRD Kabupaten Way Kanan Nikman Karim memimpin sidang paripurna DPRD dengan agenda penyampaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Laporan Pertanggungjawaban (LPj) pelaksanaan APBD tahun anggaran 2018. Agenda itu berlangsung di ruang rapat utama gedung DPRD kabupaten setempat, Senin (27/5/2019). 
 
Kegiatan itu dihadiri Bupati Kabupaten Way Kanan Raden Adipati Surya, Wakil Bupati Edward Antony, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Saipul, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan sebanyak 27 anggota legislatif, para camat dan tamu undangan lainnya. 
 
Bupati Kabupaten Way Kanan Raden Adipati Surya, menyampaikan Raperda ini sebagai perwujudan pelaksanaan amanat Pasal 320 ayat (1) Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, sebagaimana telah diubah sebanyak dua kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015, dan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006, khususnya pasal 298 ayat (1). 
 
Raperda pertanggungjawaban atas pelaksanaan APBD ini memuat Informasi keuangan tahun anggaran 2018 yang telah diaudit oleh BPK-RI beberapa waktu yang lalu, mendapat predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang kesembilan kalinya Kabupaten Way Kanan memperoleh opini tertinggi dari BPK-RI atas penilaian terhadap Laporan Pertanggungjawaban Keuangan. 
 
"Dalam Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2018 ini memuat Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Arus Kas, Laporan Perubahan Ekuitas dan Catatan atas Laporan Keuangan," paparnya.
 
Pada Tahun Anggaran 2018 Pemerintah Kabupaten Way Kanan menerima total Pendapatan Daerah sebesar Rp1,38 triliun dan melakukan belanja dan transfer sebesar Rp1,5 triliun, Pembiayaan Netto sebesar Rp123 miliar, sedangkan SILPA akhir tahun 2018 adalah Rp7,9 miliar. 
 
Kemudian pada neraca per 31 Desember 2018 Pemerintah Kabupaten Way Kanan memiliki total Aset sebesar Rp2,12 triliun, Kewajiban sebesar Rp23 miliar, Ekuitas dana sebesar Rp2,1 triliun. 

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR