MENGGALA (Lampost.co)--Ketua DPRD Tulangbawang,  Sopii Ashari akan  menarik pembentukan pansus sengketa kepemilikan tanah yang diduga dikuasai PT Sugar Group Companies. Hal ini disampaikan Sopii  usai rapat DPC PDI Perjuangan Tulang Bawang, di Menggala,  Sabtu (5/8).

Alasan penarikan itu,  menurut Sopii, karena ada tahapan pembentukan pansus yang terlewati dan menghindari konflik kepentingan terutama menjelang Pilgub Lampung  2018.



" Ada anggota pansus yangg tidak mewakili fraksi dalam pembentukan Pansus. Kita ingin semua pihak menjaga kondisi Tulangbawang tetap kondusif. Apalagi sekarang tahun Pilkada, kita  jaga  agar  Pansus ini tidak  dimanfaatkan oleh  kepentingan seseorang untuk kepentingan pilkada  atau Pilgub, " tegas  Sopii.

Mengenai spirasi masyarakat terkait dugaan tanah warga yang dikuasai oleh Sugar Group Companies, Fraksi PDI Perjuangan Tulangbawang  mencari solusi terbaik untuk semua pihak. 

"Aspirasi warga tetap akan kami perjuangkan. Keberadaan perusahan harus dijaga kenyamanan berusahanya.  Diperlukan sinergitas  masyarakat, Pemerintah dan  oerusahan agar pembangunan di Tulang Bawang  semakin baik ," lanjut Sopii .

Rapat Pansus PDIP itu dipimpin oleh Kadek Suwartika selaku Wakil Ketua dan dihadiri Pengurus  DPC PDI Perjuangan Tulangbawang. Dalam rapat Kadek menyampaikan bahwa penyelesaian permasalahan pertanahan milik masyarakat bisa dilakukan dengan musawarah mufakat dan menjaga kekompakan dengan fraksi lainnya.

" Kesimpulannya fraksi PDI  Perjuangan diharapkan tetap menjalin kekompakan bersama fraksi lain. Jangan ditunggangi titipan kepentingan lain kecuali  kepentingan masyarakat untuk mewujudkan Tulang Bawang yang  kondusif dan lebih baik," Kata Kadek

 

 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR