KOTA AGUNG (Lampost.co)--Memasuki tahapan awal pemilihan kepala daerah (pilkada) Kabupaten Tanggamus, DPRD Tanggamus menggelar rapat paripurna pengumuman berakhirnya masa jabatan Bupati Tanggamus periode 2013-2018 di ruang sidang gedung DPRD Tanggamus, Senin (15/1/2018).

Hadir dalam kegiatan ini, unsur pimpinan DPRD Tanggamus, Bupati Tanggamus Samsul Hadi, Sekkab Andi Wijaya Mega, Forkopimda, jajaran kepala satker dan camat di lingkungan Pemkab Tanggamus. 



Ketua DPRD Tanggamus, Heri Agus Setiawan, mengatakan rapat paripurna ini berdasarkan Pasal 79 Undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Bahwa hal ini merupakan prosedur dan mekanisme yang harus dilalui sesuai aturan. Atas dasar ini maka pimpinan DPRD mengumumkan dalam rapat paripurna mengenai masa berakhirnya periode jabatan Bupati Tanggamus."Kegiatan ini adalah mekanisme yang sudah diatur dalam Undang-undang, " katanya. 
Slanjutnya akan diusulkan kepada menteri melalui gubernur untuk mendapatkan penetapan pemberhentian. Sedangkan masa akhir jabatan Bupati Tanggamus periode 2013-2018 pada tanggal 15 Februari 2018. Berkenaan dengan pencalonan yang bersangkutan di Pilkada Tanggamus, dalam hal ini Samsul Hadi dapat mengajukan cuti saat memasuki masa kampanye. 
"Pada prinsipnya kepala daerah yang mencalonkan diri kembali harus mengajukan cuti pada masa kampanye," kata Heri.

Sementara Divisi Teknis KPU Tanggamus, Angga Lazuardy, mengatakan bahwa status petahana sebagai bupati pada saat penetapan calon di tanggal 12 Februari 2018 tidak menjadi soal. Hal ini sesuai Peraturan KPU nomor 15 tahun 2017 pasal 4 huruf (r), bahwa yang bersangkutan bersedia cuti di luar tanggungan negara selama masa kampanye. Sedangkan masa kampanye telah ditetapkan sejak tanggal 15 Februari sampai dengan 23 Juni 2018.
"Hal ini tidak menjadi soal, karena masa kampanye bertepatan dengan akhir masa jabatannya sebagai bupati. Namun demikian semua persyaratan tetap akan dilampirkan, " ujarnya. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR