BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Tak kunjung adanya ketegasan dari BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung terkait kasus penolakan pasien oleh RS Urip Sumoharjo, membuat DPRD Provinsi Lampung gerah.

Untuk itu Komisi V DPRD Lampung segera mengagendakan untuk memanggil semua pihak, seperti BPJS Kesehatan, RS Urip Sumoharjo, dan Dinas Kesehatan untuk dilakukan rapat dengar pendapat (hearing).



"Memang sudah dibicarakan dengan teman-teman di dewan cuma kemarin benturan karena banyak agenda setelah pilgub, ada dan lainnya," kata Ketua Komisi V DPRD Provinsi Lampung Eli Wahyuni, Rabu (11/7/2018).

Karena melihat adanya indikasi pembiayaran oleh pihak BPJS Kesehatan, serta tak kunjung ada sanksi tegas, maka DPRD akan segera melakukan hearing. "Akan kami agendakan untuk hearing," kata dia.

Disisi lain, Eli mengungkapkan selain upaya hearing, pihaknya juga akan melihat sejauh mana respons dari Badan Pengawas Rumah Sakit yang sudah dibentuk setahun belakangan untuk mengawasi kinerja rumah sakit di Provinsi Lampung. "Kalau belum juga melakukan tindakan maka akan kita panggil Dinas Kesehatan. Akan kita evaluasi," kata dia.

 

EDITOR

Ricky Marly

TAGS


KOMENTAR