LAMPUNG POST | lampost.co logo
2017 4 December
7131
Editor Sri Agustina
LAMPUNG POST | DPRD Lamsel Sebut Proyek Hotmix Sukabanjar-Suak Kualitasnya Rendah
Komisi C DPRD Lampung Selatan sidak proyek jalan hotmix di Desa Sukabanjar, Kecamatan Sidomulyo. (Foto:Lampost/Perdhana)

DPRD Lamsel Sebut Proyek Hotmix Sukabanjar-Suak Kualitasnya Rendah

KALIANDA (Lampost.co)--DPRD Lampung Selatan, menilai jalan hotmix yang menghubungkan Desa Sukabanjar-Suak, di Kecamatan Sidomulyo, hanya bertahan dua bulan.

Hal itu diketahui, setelah Komisi C DPRD Lampung Selatan, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek senilai Rp7,5 miliar. Rendahnya kualitas jalan hotmix sepanjang 8 Km itu membuat anggota DPRD yang membidangi infrastruktur di Lampung Selatan itu, kecewa.
"Kalau seperti ini, jalan tidak sampai dua bulan sudah hancur," kata anggota Komisi C, Sukardi, Senin (4/12/2017).
Dijelaskannya, sebelum lakukan pengaspalan, mestinya pelaksana proyek memperbaiki terlebih dahulu dasar jalan sebelumnya. Sehingga, jalan yang dilapisi akan lebih kuat dan tahan lama.
"Mestinya dasar jalan di perbaiki terlebi dahulu, karena ini sama saja dengan pondasi," ujarnya.
Pihaknya juga sangat menyayangkan kinerja konsultan dan pengawas proyek yang berasal dari APBD-P 2017 Lampung Selatan. Pasalnya, mereka tidak mengerti mekanisme pengerjaan jalan hotmix tersebut.
"Ini pengawas dan konsultan tidak mengerti, seharusnya mereka tegur rekanannya," kata dia.
Hal senada diungkap Ketua Komisi C DPRD Lampung Selatan, Sunyata, jika biaya peningkatan jalan hotmix sangat fantastis, namun kualitas kurang.
"Contohnya plang proyek saja, masa di pasang di pohon kelapa, tidak menunjukan profesional," kata dia.
Dikatakannya, pihaknya akan kembali ke proyek peningkatan jalan tersebut, untuk melihat langsung, perubahan perbaikan yang diminta pihaknya. "Kami akan datang lagi, untuk melihat perbaikan yang mereka lakukan," ujarnya.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Lampost.co, proyek peningkatan jalan hotmix sepanjang 8 km itu menggunakan APBD Perubahan 2017 Lampung Selatan, sebesar Rp7,5 miliar. 
Proyek tersebut dikerjakan rekanan PT Bentang Kharisma Raya, dengan konsultan pengawas CV Panca Persada dengan waktu pelaksanaan 60 hari kelender. 

LAMPUNG POST

BAGIKAN

TRANSLATE
  • LAMPUNG POST
  • LAMPUNG POST | Radio Sai 100 FM
  • LAMPUNG POST | Lampost Publishing
  • LAMPUNG POST | Event Organizer
  • LAMPUNG POST | Lampung Post Education Center
  • LAMPUNG POST | Media Indonesia
  • LAMPUNG POST | Metro Tv