BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Sejauh ini DPRD Bandar Lampung sudah mengesahkan lima raperda. Sebelum tahun ini berakhir, DPRD terus menggodok raperda lainnya. Setidaknya ada dua raperda yang menjadi prioritas untum disahkan tahun ini.

Ketua Bapemperda DPRD Kota Bandar Lampung Imam Santoso mengatakn dua raperda yang menjadi prioritas yang harus di sah kan tahun ini yakni Raperda tentang pengendalian pengawasan minuman beralkohol dan perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2012 tentang penyelenggaraan pendidikan.



Imam menjelaskan, alasan dua raperda itu menjadi prioritas yakni terkait miras yang sangat meresahkan, peredarannya dimana-mana dan berbahaya jika tidak dikontrol. "Yang miras ini, berangkat dari banyak keracunan miras oplosan sehingga perlu pembatasan peredaran minuman keras, pembatasan jual ditempat tertentu dan merk tertentu, dan perketat perizinan, ini sudah kami pikirkan, waktu reses juga banyak masyarakat yang minta soal miras ini," kata dia.

Selanjutnya raperda soal pendidikan, juga harus disahkan tahun ini berkaitan dengan pindahnya kewenangan SMA ke pemprov sehingga perdanya harus dirubah. "Ya harus tahun ini makanya kita berupaya semaksimal mungkin," kata dia.

Baca Juga:

DPRD Bandar Lampung Baru Sahkan Lima Raperda

Berdasarkan data dari DPRD Bandar Lampung, lima raperda yang sudah disahkan adalah Raperda tentang pemungutan pajak secara e-biling atau online atau komputerisasi yang terpadu atau terintragasi; penataan rumah indekos; kawasan tanpa rokok; perubahan Perda Nomor 4 Tahun 2016 tentang rencana pembangunan jangka menengah daerah Kota Bandar Lampung tahun 2016-2021.

"Kemudian raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2017," kata Kabag Persidangan dan Perundang-undangan DPRD Bandar Lampung Ferizal.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR