BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung berencana membangun tiga SMP baru tahun depan. Hal itu karena prediksi siswa yang semakin bertambah, mengingat pada awal ajaran baru 2017 banyak sekolah yang mengaku kekurangan kelas dikarenakan regulasi baru yang diterbitkan kementerian.
Langkah Pemkot tersebut disambut hangat Komisi IV DPRD Bandar Lampung.
“Ya, kami mendukung dengan menyetujui penganggaran penambahan gedung sekolah baru pada 2018 mendatang,” kata Ketua Komisi IV DPRD Handrie Kurniawan saat dihubungi, Jumat (10/11/2017).
Namun, penambahan ruang kelas harus diimbangi dengan adanya jumlah guru baru. Sementara untuk anggaran penambahan guru tidak terdaftar di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2018.
"Untuk penambahan guru baru, itu hak bagi sekolah itu, kami tentunya selalu mendukung langkah sekolah untuk maju. Kalau sekolah baru itu mampu merekrut tenaga pengajar baru, ya monggo," kata dia.
Legislator dari Partai Keadilan Sejahtera ini mengatakan Pemkot akan mengajukan penambahan guru PNS ke Kementerian Pendidikan agar tanggung jawab Pemkot sedikit terbantu. "Kan kalau guru honorer itu tanggung jawab Pemkot, namun kalau PNS itu tanggung jawab pusat. Jadi untuk meringankan beban itu, DPRD bersama Pemkot akan mengajukan penambahan guru PNS ke Kementerian Pendidikan," ujarnya. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR