BANDAR LAMPUNg (lampost.co) -- Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura Bidang Pembinaan Wilayah Lampung-Bengkulu, Frans Agung Mula Putra, mengatakan dukungan partainya kepada calon gubernur Mustafa sudah jelas. Namun, keputusan calon wakil gubernur diserahkan kepada DPP.
"Rekomendasi sudah kepada Mustafa, tinggal komunikasi untuk sosok wakil gubernur Lampung saja," kata Frans di Bandar Lampung, Jumat (8/12/2017).
Selain Hanura, dukungan kepada Mustafa juga diberikan PKS dan Partai NasDem. PKS sudah menawarkan anggota DPD asal Lampung, Ahmad Jajuli, sebagai calon wakil gubernur mendampingi Mustafa. Menurut Frans, nama Jajuli akan oleh DPP dengan meminta pendapat Mustafa mengenai keputusan pilihannya tersebut.
"Kami serahkan keputusannya kepada DPP Hanura. Kami juga minta kepada Mustafa untuk melakukan komunikasi dengan DPP Hanura mengenai wakil pilihannya," kata anggota DPR RI ini.
Anggota DPR asal Lampung ini tidak mempermasalahkan jika pada akhirnya Jajuli mendapat dukungan dari partainya, DPD Hanura akan mengikuti keputusan yang sudah diambil DPP. "Kalau memang Pak Jajuli, kami enggak masalah. Hanura tetap mendukung Mustafa," katanya.
Ia menambahkan Pemilihan Gubernur Lampung 2018 berkaitan dengan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019. Calon yang didukung Hanura harus mampu memenangkan agenda Pilkada dan Pemilu Serentak 2019.
Frans menambahkan partainya juga memiliki kader internal yang mampu ditawarkan menjadi calon wakil gubernur, di antaranya Abdurrcahman Sarbini (Mance), Andi Surya, dan Ferdinan Sampurna Jaya. Kader Hanura bisa dipertimbangkan menjadi bakal cawagub. "Kami juga ada pertimbangan-pertimbangan. Pada detik terakhir bisa berubah sebelum pendaftaran," katanya.
Ketua DPW PKS Lampung Ahmad Mufti Salim mengatakan pihaknya sedang mengupayakan deklarasi pasangan Mustafa-Ahmad Jajuli. Partai sedang mengatur waktu bersama petinggi DPP partai koalisi. "Deklarasi diupayakan secepatnya. Lebih dari nyari waktu pimpinan pusat. Kami di daerah menyesuaikan jadwal DPP" katanya.
Menurut dia, parpol koalisi tidak ingin terburu-buru untuk melakukan deklarasi. Koalisi pendukung Mustafa terdiri dari tiga parpol sehinga PKS tidak bisa memaksakan kehendak.)

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR