KOTA AGUNG (Lampost.co) -- Upaya pengejaran Team Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Polres Tanggamus membuahkan hasil dengan ditangkapnya Ramzi (32) warga Pekon Sukabanjar, Kecamatan Kotaagung Timur, Tanggamus yang merupakan DPO kasus tindak pidana pemerkosaan dengan pencabulan bergilir disertai pencurian dengan kekerasan (curas) serta pornografi.

Kasat Reskrim AKP Devi Sujana mendampingi Kapolres Tanggamus AKBP I Made Rasma mengatakan bahwa tersangka diciduk di tempat persembunyiannya di sebuah kontrakan Cengkareng, Tanggerang. "Setelah melalui proses penyelidikan selama beberapa hari, akhirnya tersangka berhasil kami ciduk pada Sabtu (8/9/2018), dini hari," katanya, Selasa (11/9/2018).



Tersangka merupakan salah satu pelaku pemerkosaan disertai curas terhadap S (18) pelajar asal kecamatan Kotaagung pada 3 Desember 2017 lalu. Sedangkan tempat kejadian perkara (TKP) di Pantai Pekon Ketapang, Kecamatan Limau, Kabupaten Tanggamus.

"Tersangka yang mengatur kejahatan pemerkosaan, pencabulan, curas dan pornografi dengan memerintahkan tersangka lain merekam adegan perbuatan mesumnya," ujar AKP Devi Sujana.

Tersangka bersama 3 rekannya melakukan pemerkosaan terhadap korban dan pacarnya dibawah ancaman senjata tajam. Ponsel Samsung J1 Ace dan sepeda motor Honda Vario milik para korban juga dirampas. Para pelaku juga memeras pacar korban untuk mencari uang Rp5 juta serta mengancam akan menyebarkan video mesum yang direkam.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal berlapis yakni Pasal 365 KUHPidana Ayat (1), Ayat (2) ke-2 tentang Curas, Pasal 285 junto Pasal 289 KUHPidana tentang Pemerkosaan/Cabul dan Pasal 29, Pasal 32, Pasal 35 UU RI No. 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman maksimal masing-masing pasal 12 tahun penjara.

"Ramzi merupakan tersangka kedua setelah Mulyadi yang ditangkap pada 5 Desember 2017. 2 tersangka lainnya masih ditetapkan DPO yakni RZ dan IY," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR