BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Anggota DPD RI Andi Surya mengunjungi korban penggusuran Pasar Griya Sukarame. Pihaknya siap memediasi Pemkot dengan warga korban penggusuran paksa, Sabtu (28/7/2018).

Berdasar pengamatannya, sejumlah ibu dan anak terlantar di antara puing bangunan. Para siswa tidak bersekolah. 



"Tadi pagi saya menerima beberapa perwakilan warga pasar yang tergusur itu. Siangnya saya melakukan kunjungan lapangan," kata Andi, hari ini. Aliran listrik dan air diputus. 

"Sebagai wakil rakyat, saya harus mempertemukan kepentingan Pemerintah Kota dengan kepentingan warga," ujarnya. Andi menjelaskan tindakan Pemkot Bandar Lampung itu diwarnai kekerasan.

"Ada warga yang cedera hingga patah kaki," ujar Andi. 

Ia meninjau persoalan lahan tersebut dari sisi UUPA 5/1960. "Lahan ini perlu ditata pemanfaatannya, bukan hanya untuk kepentingan pemerintah saja namun juga warga," kata dia.

Pihaknya akan segera menetapkan waktu pertemuan dengan   Pemkot, BPN Kota serta Provinsi untuk memediasi kepentingan pembangunan kota dan melindungi hak warga. " Dengan begitu pembangunan berkeadilan bisa diwujudkan," kata Andi.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR