BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- DPD II Partai Golkar kabupaten/kota di Provinsi Lampung menyatakan dukungan kepada Arinal Djunaidi sebagai ketua Golkar Lampung sekaligus calon gubernur.
"Kami membacakan pernyataan sikap ketua-ketua DPD II Partai Golkar kabupaten/kota se-Lampung untuk solid mendukung Arinal Djunadi," kata Ketua Paguyuban Ketua-ketua DPD Golkar kabupaten/kota Se- Provinsi Lampung, Azwar Hadi usai rapat internal di DPD I Partai Golkar Lampung, Pahoman, Senin (27/11/2017).
Dalam pernyataan sikap tersebut ada empat hal yang disampaikan ketua-ketua DPD II. Salah satunya mendukung dan mematuhi keputusan-keputusan DPP Partai Golkar dalam rangka menyelamatkan dan mengamankan kepentingan-kepentingan Politik Partai Golkar dengan memegang teguh Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta seluruh peraturan-peraturan pelaksanaannya.
Azwar menerangkan untuk mencapai sukses pilkada serta pileg dibutuhkan soliditas dan kondusivitas partai. DPD Golkar kabupaten/kota akan tetap dan teguh mendukung dan memperjuangkan Arinal untuk menjadi gubernur Lampung melalui pilkada 2018.
DPD II Golkar, kata dia, mengecam dan memperingatkan dengan keras pihak-pihak lain, baik sebagai pengurus maupun mantan pengurus atau anggota Partai Golkar, yang mengganggu dan mencederai perjuangan partai.
DPP diminta menindak tegas gerakan-gerakan yang mengatasnamakan kader Golkar yang bertujuan memporak-porandakan perjuangan partai.
Ketua DPD I Partai Golkar Lampung, Arinal Djunaidi mengatakan jajarannya menyambut baik hasil Rapat Pleno DPP Partai Golkar yang digelar di kantor DPP Partai Golkar Jalan Anggrek Neli, Slipi, Jakarta rat, Selasa (21/11/2017) lalu.
"Alhamdulillah rapat pleno DPP Partai Golkar menghasilkan lima point keputusan yang telah disepakati secara kelembagaan, dan sebagai Pengurus Golkar di daerah, kami menyambut baik keputusan tersebut," katanya.
Selain menyambut baik hasil keputusan rapat pleno tersebut, Arinal juga meyakinkan kader Golkar untuk tidak khawatir dengan dinamika politik yang terjadi di Partai. Ia menyatakan akan patuh dan taat menjalankan hasil keputusan rapat pleno tersebut. 
"Partai Golkar ini kuat karena sistem dan aturan-aturan organisasi yang berjalan. Keputusan yang telah disepakati merupakan produk lembaga dan bukan perorangan, sehingga pengurus di daerah wajib hukumnya untuk patuh dan taat," katanya.

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR