BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Rektor Universitas Lampung (Unila) Hasriadi Mat Akin, menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara dugaan asusila Dosen FKIP Unila CE, yang kini menjadi tersangka.

"Ya kalau itu ranah pidana, bukan ranah internal lagi, kita menghormati proses hukum," ujarnya kepada Lampost.co, Senin (12/8/2018).



Baca juga: Resmi, Dosen Unila Jadi Tersangka Dugaan Asusila

Namun disinggung sanksi yang akan diberikan, Hasriadi belum bisa berkomentar banyak. Pihaknya, lebih menunggu putusan inkraht, di pengadilan dan menganut asas praduga tak bersalah.

"Kalau itu (red sanksi), ya nantilah itu kan ada tingkatannya, di sidang senat," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Penyidik Subdit IV Remaja Anak dan Wanita (Renakta) Ditreskrimum Polda Lampung, akhirnya menetapkan dosen FKIP Unila CE sebagai tersangka dugaan perbuatan asusila kepada, mahasiswinya DC.

Perkara tersebut disidik berdasarkan laporan polisi dengan nomor laporan LP/B-67/IV/2018/SPKT tanggal 24 April 2018, dan SPDP sudah dikirim ke Kejaksaan Tinggi Lampung, pada Senin (2/7/2018) yang lalu.

Dirreskrimum Polda Lampung Kombespol Bobby Marpaung mengatakan, peningkatan status tersangka CE, berdasarkan hasil gelar perkara ditingkat sidik, dengan keterangan saksi ahli, dari ahli bahasa, dan psikologi.

"Ia sudah naik ke tersangka," ujarnya kepada lampost.co, Minggu (12/8/2018) di Ballroom Novotel.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR