MENGAKHIRI KKL-PPM Universitas Malahayati (Unimal) di Kecamatan Telukpandan, Pesawaran, dosen dan mahasiswa mengadakan penyuluhan keluarga sadar hukum (kadarkum). Penyuluhan dihelat di Desa Hurun, kecamatan setempat.

Kadarkum adalah program unggulan di Fakultas Hukum Unimal. Saat membuka penyuluhan, Sekretaris Camat Telukpandan sekaligus Pj Kepala Desa Hurun, Hadi Wijaya Kusuma, mengaku bersyukur atas rangkaian kegiatan dosen dan mahasiswa di daerah itu. Kehadiran sivitas akademika Unimal diharapkan memberi pencerahan tentang hukum.



Menurut dia, wawasan hukum akan meningkatkan kualitas hidup dan mengubah perilaku masyarakat. “Penyuluhan kadarkum ini amat positif bagi warga Desa Hurun. Semoga ada tindak lanjutnya sehingga ilmu yang diperoleh bisa memberi manfaat lebih besar bagi daerah ini,” kata dia, Sabtu (17/8).

Dosen Fakultas Hukum Universitas Malahayati, Tubagus Muhammad Nasarudim, sekaligus dosen pembimbing lapangan mahasiswa KKL-PPM, mengatakan kadarkum merupakan program pemerintah melalui Kementerian Hukum dan HAM. Penyuluhan itu bertujuan membentuk dan membina keluarga dan desa sadar hukum.

“Semoga warga Desa Hurun bisa memahami teori serta mengaplikasikan hukum itu dalam hidup sehari-hari. Dengan demikian, masalah yang terjadi dalam masyarakat bisa terselesaikan dengan adil,” ujarnya.

Nasarudin menambahkan setelah penyuluhan pihaknya berharap ada pembentukan lembaga/kelompok kadarkum di desa tersebut. Lembaga itu menjadi pos layanan pengaduan masyarakat dan mediator dalam menyelesaikan masalah, salah satunya tindak kekerasan dalam keluarga.

“Masyarakat Desa Hurun bisa menjadi percontohan bagi desa-desa lain,” ujarnya. (NUR/S1)

EDITOR

Bambang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR