JAKARTA (Lampost.co) -- Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) memutuskan memberikan sanksi peringatan kepada Ketua KPU Provinsi Lampung, Nanang Trenggono terkait pengaduan yang diajukan oleh Direktur Rakata Institute, Eko Kuswanto.

Adapun putusan tersebut dibacakan oleh Ketua Majelis, Muhammad yang didampingi anggota majelis, Teguh Prasetyo, Ida Budhiati, dan Alfitra Salam dalam sidang yang digelar di Gedung Bawaslu, Jakarta, Rabu (8/8/2018).



Dalam sidang pembacaan putusan tersebut, DKPP memutuskan empat poin putusan yang dijatuhkan kepada Ketua KPU Provinsi Lampung, Nanang Trenggono sebagai teradu.

"Memutuskan, mengabulkan pengaduan pengadu untuk sebagian. Kedua, menjatuhkan sangsi peringatan kepada teradu Nanang Trenggono sebagai Ketua merangkap anggota KPU Provinsi Lampung terhitung dibacakannya putusan ini," kata Ketua Majelis sidang DKPP, Muhammad di Jakarta, Rabu (8/8/2018).

Selain itu, DKPP pun memerintahkan kepada Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia untuk melaksanakan putusan ini paling lama 7 hari sejak dibacakan.

Tak hanya itu, dalam putusan perkara bernomor 117/DKPP-PKE-VII/2018 tersebut, DKPP pun memerintahkan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk mengawasi pelaksanaan putusan ini. 

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR