KALIANDA (Lampost.co)-- Volume kendaraan pribadi pemudik arus balik tujuan Pulau Jawa terus mengalir dan memadati 19 loket tiket kendaraan, termasuk loket di dermaga eksekutif pelabuhan Bakauheni Jumat (7/6/2919) siang. Pantauan Lampost.co, kepadatan penumpang maupun kendaraan arus balik terlihat sejak Kamis (6/6/2019) siang. Bahkan ratusan kendaraan pribadi mengular hingga keluar pintu tol gate Pelabuhan Bakauheni.

Berdasarkan data dari PT ASDP cabang Bakauheni hingga pukul 13.00 WIB siang tadi, sebanyak 39.311 orang penumpang, 7.361 diantaranya penumpang jalan kaki telah menyeberang ke Pelabuhan Merak, Banten. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemhub) menyiapkan berbagai langkah mengantisipasi untuk menghadapi arus balik Lebaran dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak. Salah satu diantaranya mempercepat bongkar dan muat kapal dan operasional kapal besar diatas 5.000 GT.



Kemudian sistem buka tutup gerbang tol. Jika antrean kendaraan dipintu masuki Pelabuhan Bakauheni sepanjang 1 km, maka kendaraan dikeluarkan dari gerbang Tol Simpang Hatta dan Kalianda. Lalu kemacetan lebih dari 4 km, akan dikeluarkan di exit tol Sidomulyo.

Untuk memperlambat kendaraan ke arah Pelabuhan Bakauheni, pola pengaturan waktu dengan cara entri tol di Terbanggi Besar-Simpang Pematang menggunakan sistem buka-tutup akan diberlakukan pembukaan pada pukul 06.00 WIB dan tutup pukul 16.00 WIB. Pemerintah juga memberlakukan diferensiasi tarif siang hari yakni 08.01 - 19.59 WIB diskon 10 persen dan malam hari 20.00 - 08.00 WIB. Lalu kenaikan tarif 10 persen berlaku mulai tanggal 7 - 9 Juni 2019.

Humas PT ASDP cabang Bakauheni Saifulalil Maslul Harahal mengatakan, antrean panjang kendaraan roda empat ke atas di loket tiket kendaraan sudah terjadi sejak hari kedua lebaran. Namun semua itu bisa dilayani dengan 19 loket yang tersedia. "Antre namun tidak tertahan cukup lama. Kendaraan terlayani dengan operasional 40 unit kapal," ujarnya.

Ia mengimbau kepada pengguna jasa yang akan menyeberang ke Pelabuhan Merak, agar menyiapkan KTP dan kartu uang elektronik dengan saldo yang cukup, untuk mendukung kelancaran arus balik. "Untuk kelancaran arus balik dengan layanan yang cepat, kami selalu mengimbau agar pengguna jasa menyiapkan KTP dan kartu uang elektronik (nontunai) sebelum menasuki pelabuhan Bakauheni," pungkasnya.

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR