BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Andi Surawan (25) warga Jalan Way Ratei, Kelurahan Wates, Kecamatan Way Ratei, Pesawaran yang merampas mobil Suhendi pada (15/1/2019), ternyata beraksi dalam keadaan mabuk.

Andi yang berprofesi sebagai penjual durian tersebut, meneguk minuman keras yang dioplos dengan durian. "Saya emang dari dulu kepingin punya mobil, tapi duit enggak cukup. Pas dalam keadaan mabuk entah kenapa saya mau aja nodong," ujarnya di Mapolsek Telukbetung Utara, Rabu (22/1/2019).



Lantas dalam keadaan mabuk ketika ia berada di Jalan Wolter Monginsidi, di kompleks Kantor Gubernur Lampung, melihat korban mengendarai mobil dengan nomor polisi BE-2865-YY. "Terus saya pepet. Saat ancem pakai sajam, terus dia kabur," katanya.

Berita terkait:

Perampas Mobil Didor Petugas, ini Modus Pelaku

Andi tak ada niatan menjual mobil tersebut, karena kemauannya untuk memiliki mobil pribadi sehingga motor miliknya ia tinggal di lokasi kejadian. "Mobilnya saya ganti plat, biar kayak plat baru. Biar kalau ditanya saya bilangnya beli," katanya.

Kapolsek Telukbetung Utara, Kompol Marlen Lumban Gaol mengatakan aparat terpaksa menembak tersangka lantaran kabur ketika dibekuk di kediamannya di daerah Kedondong, Pesawaran. Bahkan pelaku, berdalih mobil tersebut milik temannya, karena ia sudah mengganti plat mobil tersebut. "Dia langsung kabur, makanya kita terpaksa ambil tindakan tegas terukur dan terarah," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR