KRUI (Lampost.co) -- Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), melalui Bidang Peternakan terus melakukan vaksinasi terhadap hewan penular rabies yang ada di kabupaten setempat. Pola pemberian vaksin dilakukan secara rutin untuk meminimalisir kejadian gigitan hewan yang dapat menularkan rabies.  

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Pesisir Barat Siswardi, mengatakan bahwa hingga kini dinas melalui bidang peternakan masih lakukan secara rutin pemberian vaksin terhadap hewan yang dapat menularkan virus rabies kepada manusia, melalui gigitan atau air liur dari hewan yang telah terjangkit.



“Sampai saat ini tindakan vaksinasi terhadap hewan yang dapat menularkan virus rabies masih terus dilakukan,  dan secara rutin dilaksanakan diseluruh Kecamatan di Pesisir Barat," ujarnya,  Kamis (5/7/2018).

Kemudian, kata dia, mengenai ketersediaan vaksin untuk rabies itu sendiri masih mencukupi sampai dengan akhir tahun ini. Sehingga proses pemberian vaksin tidak akan terkendala dan dapat terus dilaksanakan.  

“Alhamdulillah untuk tahun ini kita belum mendapatkan informasi ataupun laporan dari masyarakat tentang kasus gigitan hewan penular rabies.  Meskipun situasi di Pesisir Barat sempat ramai wisatawan,  sampai saat ini belum terdapat kasus korban terkena gigitan hewan rabies," kata dia.

Pihaknya juga berharap seluruh hewan yang memiliki indikasi untuk penularan virus rabies di Pesisir Barat dapat dilakukan vaksinasi. Sehingga kasus gigitan hewan rabies dapat diminimalisir lagi.  

“Ya apalagi di Pesisir Barat ini dibeberapa kecamatan memiliki populasi hewan penular rabies cukup tinggi terutama anjing. Semoga seluruhnya bisa kita berikan vaksin sebagai tindakan pencegahan,” tutupnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR