PANARAGAN (Lampost.co) -- Dua hari kerja pascalibur panjang hari raya Idul Fitri 1439 Hijiriah, hari ini, Jumat (22/6/2018) antrean wajib pajak kendaraan masih memadati kantor pelayanan Samsat Tulangbawang Barat, di jalan raya lintas provinsi, Tyuh Candramukti.

Herwin Tipriadi selaku bendahara pendapatan mewakili pelaksana tugas (Plt), KPP, PKB dan BNN, M. Jusup mengatakan usai Lebaran, terjadi peningkatan wajib pajak di kantor Samsat Tulangbawang Barat hingga 100%.



"Ini biasa terjadi setiap tahunnya, saat seperti sekarang, jumlah wajib pajak dari rata-rata 60 orang di hari biasa, sekarang bisa mencapai 160 orang per hari," kata Herwin ditemui di kantornya. Jumat (22/6/2018).

Wajib pajak yang membayar melalui Samsat Tulangbawang Barat paska libur panjang didominasi oleh kendaraan roda dua sedangkan roda empat hanya 10% dari keseluruhan data yang masuk.

"Bagi PKB yang habis masa berlakunya berbarengan cuti bersama hari raya Idul Fitri dikenakan kompensasi waktu satu hari, kami libur dari tanggal 11 Juni dan buka tanggal 21 kemaren, " ujarnya.

Melihat tingginya animo wajib pajak di Tulangbawang Barat, dirinya optimis pada tahun 2018, samsat Tulangbawang Barat dapat mencapai target pendapatan pada triwulan ketiga dan keempat tahun ini. "Kami optimis bisa kembali meraih target karena realisasi kemaren sudah mencapai 47%, nanti enam bulan lagi Insyaallah bisa tercapai target 100 %," kata dia.

Samsat Tulangbawang Barat yang memiliki tenaga pelayanan sebanyak tiga orang berstatus PNS dan 7 orang honorer, pada tahun 2018 ini di targetkan memperoleh pendapatan sebesar Rp7 miliar.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR