GUNUNG SUGIH (Lampost.co) -- BPJS Ketenagakerjaan Lampung Tengah melakukan rapat koordinasi dan penyusunan rencana kerja tahunan dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Lampung Tengah dengan agenda utama Pengawalan Pendaftaran Kepesertaan non-ASN (Aparatus Sipil Negara) dan aparat kampung di wilayah kabupaten Lampung Tengah.

Dalam kegiatan rapat tersebut Disnakertrans Lamteng berkomitmen akan menjadi motor penggerak untuk mendorong kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, dengan sasaran utama adalah seluruh pegawai non-ASN dan aparat kampung di wilayah kabupaten Lampung Tengah.



“Kami akan dengan segera menyusun jadwal untuk melakukan rapat dengan seluruh OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kabupaten Lampung Tengah dengan difasilitasi oleh Bupati Lampung Tengah. Kemudian yang akan menjadi sorotan kami adalah terkait jaminan sosial tenaga kerja para pegawai kita yang non-ASN dan para aparat kampung” ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Lampung Tengah, Sofian.

“Kami akan segara membentuk tim yang nantinya akan mendampingi BPJS Ketenagakerjaan. Tim tersebut akan terjun ke lapangan guna menertibkan perusahaan-perusahaan yang berada di wilayah Lampung Tengah yang belum terdaftar maupun yang sudah terdaftar," ujarnya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan cabang Lampung Tengah, Widodo memaparkan terkait manfaat mengikuti program BPJS Ketenagakerjaan. “Banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh setiap peserta, mulai dari Jaminan Kecelakaan Kerja yang akan di tanggung BPJS Ketenagakerjaan sampai sembuh. Kemudian Jaminan Kematian yang nantinya ahli waris akan mendapatkan santunan sebesar Rp24 juta, Jaminan Hari Tua dengan manfaatnya seperti tabungan yang bisa dirasakan oleh peserta saat berhenti bekerja dan Jaminan Pensiun berupa uang tunai yang akan di bayarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan setiap bulannya saat peserta memasuki usia pensiun," kata Widodo.

Disamping itu, lanjut dia, iurannya yang tergolong kecil. Hanya dengan membayar Rp12.500, peserta sudah terlindungi program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian. "Kami mengharapkan dengan tanggapan positif yang diberikan oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja ini dapat meningkatkan perlindungan jaminan sosial tenaga kerja kepada seluruh pegawai non-ASN, aparat kampung dan seluruh pekerja yang berada di wilayah kerja Lampung Tengah," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR