KOTA AGUNG (Lampost.co) -- Dinas Kesehatan Tanggamus menyatakan bahwa tidak ada kasus kematian ibu dan bayi di Pekon Gunung Tiga, Kecamatan Ulubelu, Tanggamus, pada 2017 lalu. Demikian ditegaskan Kadis Kesehatan Tanggamus Sukisno didampingi Kabid Kesehatan Masyarakat Wahyu Widayati, Selasa (21/8/2018).

Sukisno menjelaskan, bahwa di 2017 juga tidak terdapat kasus kematian bayi (usia 1 – 12 bulan), kasus gizi buruk dan hanya ada dua anak yang mengalami kurang gizi dan sudah mendapatkan penanganan. Pekon Gunung Tiga mempunyai 3 unit posyandu balita yang masing-masing posyandu ada 5 orang kader. Sedangkan untuk posyandu lansia di desa ini memiliki total berjumlah 18 kader. 



"Secara umum istilah kader kesehatan merupakan petugas dari berbagai Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) di Gunung Tiga. Terdiri dari kader posyandu balita dan lansia, kader kesling, kader klas ibu dan sebagainya," katanya.

Dia juga mengatakan bahwa tidak benar jika tingkat pengetahuan kader masih minim. Sebab, ditingkat puskesmas dan kabupaten telah dilakukan kegiatan refreshing kader posyandu. Yaitu kegiatan dalam rangka penyegaran atau mengingatkan kembali serta menambah kapasitas kader dalam pelaksanaan posyandu dan program kesehatan lainnya.

"Di Pekon Gunung Tiga juga terdapat 1 orang bidan desa dan 1 orang perawat yang tinggal di desa setempat dan siap memberikan pelayanan. Pelayanan kesehatan lanjutan bila diperlukan dapat dirujuk ke UPT Puskesmas Ngarip yang jarak tempuhnya dekat," tambahnya. 

Untuk upaya penanggulangan AKI dan AKB Kabupaten Tanggamus yang telah dilakukan pada 2017 meliputi penerbitan Surat Keputusan Bupati Kabupaten Tanggamus Nomor: B.193/27/08/2017 tanggal 24 Mei 2017 tentang penetapan Tim Koordinasi Lintas Sektor dalam Penanggulangan Angka Kematian Ibu Melahirkan dan Angka Kematian Bayi Kabupaten Tanggamus Tahun 2017. Serta penerbitan SK Camat sebagai tindak lanjut SK Bupati Tanggamus diatas di tingkat kecamatan Bulan Sayang Ibu dan Anak (BSIA).

"Tujuan pelayanan BSIA adalah memberikan pelayanan kesehatan komprehensif kepada Ibu Hamil, Ibu Bersalin, Ibu Nifas dan Bayi di Tanggamus dalam upaya penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi," kata dia.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR