KALIANDA (Lampost.co) -- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lampung Selatan memusnahkan 6.446 keping Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) rusak dan invalid, Selasa (18/12/2018), di halaman Kantor Disdukcapil Lamsel.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, dari jumlah 6.446 keping KTP-el rincianya 4.698 keping tahun 2012 dan 1.748 keping tahun 2013  itu dengan cara digunting lalu di bakar.



Pemusnahan KTP-el tersebut dilakukan secara simbolis dipimpin oleh Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Prianto Putro, Staf Ahli Bupati  Bidang Ekobang Syahlani, Kepala Disdukcapil Lamsel Edy Firnandi, pihak kepolisian, Satpol PP dan Sekretaris Inpektorat Lamsel Kaharudin.

Kepala Disdukcapil Lampung Selatan Edy Firnandi mengatakan KTP-el yang dimusnahkan itu merupakan KTP-el yang rusak, KTP-el warga yang pindah domisili, perubahan status/pernikahan atau ada elemen data KTP yang telah berubah.

"Untuk aktivitas pemusnahan ini, langsung kita laporan ke pihak Kemendagri," ujarnya.

Lebih lanjut dia, menjelaskan KTP-el  yang dimusnahkan itu berdasarkan perintah pusat yakni Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 470.13/11176/SJ tertanggal 13 Desember 2018 tentang penatausahaan KTP-el rusak atau invalid.

"Sesuai perintahnya, yang dimusnahkan KTP-el penerbitan tahun 2012 dan 2013. Kalau untuk pemusnahan KTP-el yang di atas tahun itu, kita masih nunggu perintahnya seperti apa nanti,"jelasnya.

Mantan Kabag Humas Setkab Lampung Selatan itu menambahkan pemusnahan KTP-el tujuanya  agar dokumen negara tersebut tidak tercecer dan disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab untuk kepentingan tertentu. "Arahnya sih kesana, makanya dilakukan pemusnahan," tambahnya.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR