LIWA (Lampost.co) -- Dinas Kependudukan Lampung Barat akan melakukan penyisiran bagi warga yang belum melakukan perekaman KTP elektronik (KTP-el).

"Kita akan targetkan 1 petugas operator di kecamatan minimal dapat menemukan 2 orang/hari bagi masyarakat yang namanya belum melakukan perekaman KTP-el itu," kata Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Lambar AK Syamsul mendampingi Kadis Adi Utama, Kamis (16/5/2019).



Syamsul menambahkan, upaya itu akan dilaksanakan mengingat hingga saat ini jumlah penduduk wajib KTP-el yang belum melakukan perekaman masih mencapai 9.861 orang lagi dari jumlah wajib KTP-el sebanyak 226.283 orang.

Ke-9.861 wajib KTP-el yang belum melakukan perekaman itu jika dilihat dari daftar namanya yaitu tidak berubah. "Kalau kita lihat daftarnya, datanya itu tidak berubah, nama-namanya itu-itu saja yang muncul muncul," kata Syamsul.

"Maka dari itu, kami menilai perlu dilakukan penelusuran untuk memastikan tentang keberadaan orangnya, apakah masih ada, atau sudah tidak ada lagi di Lambar ini," ujar dia lagi.

Ia juga menduga masih banyak warga Lambar yang memang sengaja belum melakukan perekaman dengan alasan karena petani yang keseharianya selalu di kebun dan tidak pernah berpergian jauh sehingga tidak memerlukan KTP-el. Padahal lanjutnya, KTP-el itu penting meskipun tidak pernah pergi jauh atau keluar dari desanya tapi KTP-el itu wajib dimiliki oleh orang dewasa sebagai identitas pribadi untuk administrasi kependudukan.

Contohnya lanjut dia, baru-baru ini didapati ada warga yang datang tiba-tiba minta surat pindah untuk anaknya tapi ternyata selama ini orang tuanya belum melakukan perekaman KTP-el dengan alasan jauh tinggal di kebun.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR